Rabu, 17 Agustus 2022

Alun-alun Kecamatan Leuwiliang Rampung, Camat Tak Mau Dibebani Masalah Perawatan

LEUWILIANG– Rampungnya alun-alun Kecamatan Leuwiliang – Kabupaten Bogor, jangan membuat beban Pemerintah Kecamatan [Pencam] di kemudian hari. Pihak Pencam mengharapkan adanya petugas perawatan dan petugas kebersihan alun-alun agar jangan menjadi kumuh setelah dirapikan.

Camat Leuwiliang Daswara Sulanjana mengatakan, pihaknya bukan penanggungjawab dalam pembangun alun-alun tersebut meskipun lokasinya masuk di areal halaman kecamatan

“Saya bukan penanggung jawab, saya hanya ketitipan program. Ketika ada yang belum maksimal saya tidak tahu, walaupun ada gambar yang diserahkan tapi saya tidak bisa detail menjelaskan, karena bukan tanggung jawab camat,” ungkapnya kepada wartawan. Rabu (29/12/2021).

Dia pun mengharapkan setelah selesai pembangunannya, alun-alun ini jangan menimbulkan permasalahan baru, seperti tidak terurus dan kumuh.

“Sekarang ini sudah jadi, lalu siapa yang tangguhjawab kebersihan dan pemeliharaan? Ini program Bupati memang dibangun taman sekarang ketika dibangun taman itu jelas ruang publik yang perlu penanganan dan manajemen tersendiri. Tidak bisa setelah dibangun terbengkalai, itu nggak boleh terjadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Perintah Presiden, Moeldoko Terjun ke Biak Numfor

Ia menambahkan, ini memang harus ada petugas khusus yang menjaga taman seperti di alun-alun kota Bogor. Artinya ada petugas khusus yang menjaga taman, yaitu petugas pemeliharaan atau perawatan.

Sementara itu, Kepala dinas DPKPP Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, terkait dengan pemeliharaan alun-alun kedepannya akan masuk anggaran dinas DPKPP.

“Pemeliharaan untuk 6 bulan kedepan masih tanggung jawab kontraktor, lewat dari enam bulan masih kontek perawatan DPKPP, selanjutnya memang kita sedang merancang untuk anggaran masuk di Kecamatan untuk petugas atau anggaran DPKPP itu ya pola-polanya, ini masih dalam pembahasan,” ujarnya.

Dirinya menyarankan dengan batas wilayah kecamat dan alun-alun tentunya menyarankan pihak kecamatan untuk membuat pagar pembatas. “Itu konteksnya batas kecamatan, saya sudah menyarankan untuk diusulkan dianggaran kecamatan sebagai pengamanan aset, jadi bukan pengaman taman,” pungkasnya. (Ded).

Latest news

Anak Mantan Bupati Bogor Soroti Penyebab Terjadinya Kasus Suap BPK

CIBINONG -- Kasus suap pejabat dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat yang menyeret Bupati Bogor (non aktif) Ade Yasin dan tiga...

PLN UPHK Medan Bantu Perbaikan Jalur Mangrove Danau Siombak

MEDAN -- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan Medan (UPHK Medan) melalui Program TanggungJawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN Peduli menyerahkan bantuan perbaikan Jalur...
Baca Juga :  Puluhan Santri Kota Bogor Positif Covid, Wali Kota Bima Arya Antisipasi Penyebaran

Tindaklanjuti Perintah Presiden, Moeldoko Terjun ke Biak Numfor

PAPUA -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko melakukan kunjungan kerja ke Biak Numfor - Provinsi Papua, Senin (30/5/2022). Kunjungan ini...

Erick Thohir Mulai Raup Dukungan Maju ke Pilpres 2024

BOJONEGORO -- Komunitas Petani di Bojonegoro -Jawa Tengah menggelar deklarasi dukungan kepada Erick Thohir untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Meskipun sampai saat...

Demi Formula E, Sponsor Bir Menjadi Halal

JAKARTA -- Perhelatan balap listrik Formula E di Jakarta ternyata juga disponsori oleh produsen bir (minuman beralkohol). Seketika saja, ribuan netizen menyuarakan sindiran...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here