Jumat, 18 Juni 2021

Biden Tekan Putin Bebaskan Oposisi Terkemuka Rusia

WASHINGTON DC — Penahanan tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny bukan saja mengundang reaksi aksi massa di hampir seluruh wilayah Rusia, tetapi juga menarik perhatian banyak pemimpin negara, termasuk Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik pada 20 Januari lalu, Joe Biden. 

Secara khusus melalui sambungan telepon rahasia di sela-sela membahas sejumlah topik penting dan kerjasama traktat nuklir, Biden meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membebaskan oposisi yang terang-terangan dan terus menyerang Presiden Vladimir Putin dan pemerintahannya, Alexei Navalny. 

Seperti dikutip dari kantor berita internasional Reuter dan AFP, Sabtu (30/01/2021). Juru Bicara Kepresidenan AS Jen Psaki mengungkapkan bahwa Presiden Biden menekankan hal kebebasan Navalny kepada Putin selain isu dugaan campur tangan dalam Pemilu 2020, kedaulatan Ukrania, dan peretasan siber SolarWind.

Navalny sendiri dimasukan ke penjara setelah kembali ke Moskow pada pekan lalu. Kepolisian Rusia langsung menangkap Navalny pada 17 Januari lalu, usai dirawat dan menjalani masa pemulihan di Jerman akibat dugaan diracun. Navalny selama ini adalah aktivis yang paling keras menentang Putin. 

Dia juga menuduh Putin dan sejumlah anggota kabinetnya korupsi dan hidup mewah. Akibat aktivitasnya itu, Navalny harus keluar masuk penjara. Terakhir, ada upaya pembunuhan terhadap Navalny dengan menggunakan racun saraf Novichok yang merupakan senjata kimia yang dibuat di era Uni Soviet.

Psaki mengatakan Presiden Biden tak tahan untuk tidak menyampaikan kekhawatirannya tentang sikap Pemerintah Rusia yang begitu keras terhadap aktivitas demokrasi dan politik. Namun Pakai tidak mengungkapkan apa dan bagaimana respon Putin atas permintaan tersebut.

Sementara itu, Alexei Navalny mengecam proses pidana terhadapnya. Melalui tautan video dari selnya di penjara, Navalny mengatakan meski pengadilan Rusia yang di bawah kendali Putin memiliki kekuatan untuk membuatnya diborgol, situasi itu tidak akan berlanjut selamanya.

Baca Juga :  PBB Desak Segera Penarikan Pasukan Bersenjata di Libya untuk Wujudkan Perdamaian

Sidang banding di Moskow telah menolak seruan untuk membebaskan Navalny dari penjara. Bahkan polisi menuntut para pembantu utama Navalny dalam serangkaian penyelidikan yang dimaksudkan untuk mengganggu aksi protes pendukungnya. Navalny mengatakan kepada pengadilan bahwa dia yakin proses itu merupakan bagian dari kampanye untuk mengintimidasi oposisi.

“Saat ini anda memiliki kekuatan,” katanya kepada hakim dalam persidangan. “Kamu bisa menempatkan satu penjaga di satu sisi saya, satu di sisi lain, dan memborgol saya. Tapi situasi itu tidak akan berlanjut selamanya,” tambahnya.

Navalny bahkan menegaskan upaya hukum dan tindakan represif penguasa Kremlin tidak akan berhasil menakut-nakuti puluhan juta orang yang telah dirampok oleh pemerintahan Putin. Navalny yang akan di penjara sampai sidang pembebasan bersyarat minggu depan, terancam hukuman selama tiga setengah tahun. 

Pada Kamis, seorang penasihat Angkatan Laut Leonid Volkov didakwa membahayakan warga Rusia di bawah umur setelah merekam video yang menyerukan pemuda Rusia untuk datang ke protes minggu lalu. Volkov, yang berada di Latvia, mengatakan tuduhan itu palsu dan dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian dari protes terhadap Putin.

Di Rusia kini, dilaporkan media, kaum muda yang mendukung Navalny terus berkembang karena penggunaan media sosial oleh pemimpin oposisi untuk berbagi temuan penyelidikannya terhadap sekutu Putin. Suatu video baru-baru ini tentang istana Laut Hitam senilai £1 miliar yang diduga dibangun untuk Putin memiliki lebih dari 98,5 juta penayangan di YouTube. (RTR/AFP)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Militer Myanmar Bunuh Demokrasi, Presiden dan Aung San Suu Kyi Ditangkap

Benjamin Netanyahu Lengser, Tapi PM Israel yang Baru Tetap Keras Terhadap Palestina

TEL AVIV -- Parlemen Israel akhirnya menyetujui pemerintahan koalisi baru Israel yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett, Minggu (13/6) waktu setempat. Ini menandai berakhirnya...

Militer Myanmar Seret Pemimpin Demokrasi ke Pengadilan, PBB Desak Pembebasan

YANGOON -- Pemimpin Liga Nasional Demokrasi (LND), partai pemenang pemilihan umum Myanmar pada 2020 sekaligus pemimpin utama negara yang digulingkan militer, Aung San Suu Kyi,...

Ulah Militer Bikin Chaos Politik, Presiden dan Perdana Menteri Mali Mengundurkan Diri

BAMAKO -- Menyusul kekacauan politik setelah penangkapan para pemimpin utama oleh pihak militer, Presiden sementara dan perdana menteri negara Mali akhirnya mengundurkan diri, Rabu (26/5/2021)....

Perang Israel dengan Palestina Bukan Gara-Gara Rebutan Tanah, Melainkan Penjajahan!!

LEBANON -- Konflik Palestina-Israel sejatinya disebabkan oleh aksi penjajahan oleh Israel, jadi bukan konflik lahan yang selama ini selalu dinarasikan golongan tertentu. Dan penjajahan...

Serangan Militer Israel ke Gaza Bikin Sekjen PBB Prihatin, Presiden Jokowi Mengutuk!!

NEW YORK -- Meskipun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belum bersikap dan baru pada Minggu (16/5/2021) akan melakukan rapat resmi terkait serangan yang dilakukan Israel di...
- Advertisement -

Related news

Kepala BNN Rotasi Belasan Pejabat Strategis, Brigjen Sukawinaya Jadi Sekretaris Utama

JAKARTA -- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Petrus Golosse mempromosikan Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, ke jabatan strategis di lingkungan BNN sebagai Sekretaris...

Di Tengah Hiruk Pikuk Soal Calon Panglima TNI, KPK Tagih LHKPN Jendral Andika

JAKARTA -- Hiruk pikuk di ranah publik terkait dengan wacana pergantian Panglima TNI yang memunculkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Andika Perkasa...

Ajang Pemilihan Presiden 2024 Ditentukan oleh Tiga Ketua Umum Parpol Besar

JAKARTA -- Lembaga konsultan dan survei politik terkemuka di tanah air, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebutkan bahwa pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang...

Serap Aspirasi dan Komunikasi dengan Masyarakat, Bupati Bogor Gelar Boling

CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Bupati Bogor Ade Yasin memastikan bahwa...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here