Minggu, 17 Oktober 2021

Budidaya Ikan dan Udang Dengan Teknologi Mutakhir Peluang Ekonomi Bagi Generasi Milenial

JEPARA — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono melihat ada peluang besar bagi generasi milenial untuk ikut andil membangkitkan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan Wahyu setelah menyaksikan aktivitas di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Kamis (29/4/202!).

Dalam kesempatan itu, Menteri Wahyu bertemu dengan puluhan milineal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang sedang belajar budi daya ikan di BBPBAP Jepara. Salah satu yang istimewa dari belajar mereka adalah membudidayakan ikan dan udang dengan menerapkan teknologi mutakhir.

Selama beberapa bulan, mereka belajar dalam program tambak udang milineal (millineal shrimp farming). “Saya yakin milineal memiliki kreativitas tinggi. Sehingga mereka dapat berkontribusi melalui riset-riset ilmiah. Salah satunya menciptakan pakan alternatif,” jelas Wahyu Trenggono.

“Laut dan sektor perikanan kita kaya, kalau bukan kita yang mengelola nanti, siapa lagi? Siapa yang mau jadi enterpreneur, terus belajar sungguh-sungguh di sini. Kalian orang-orang hebat yang akan menjaga laut dan sektor perikanan kita nanti,” tambahnya.

Sementara Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo menyampaikan, terdapat beberapa inovasi yang telah dilakukan di tambak milenial Jepara. Pihaknya menyebutkan, terdapat 29 buah kolam berdiameter 20 meter di area balai.

Tambak-tambak tersebut bahkan sudah berhasil panen, di mana panen parsial pertama dilakukan awal bulan ini. Hasilnya, mencapai empat ton udang vaname. Di antarannya, kolam tambak milenial didesain dengan sistem otomatis.

“Mulai dari pemberian dengan sistem automatic feeder, alat kincir yang bisa dikontrol dari jauh, pemantauan kualitas air juga telah menggunakan alat sehingga bisa dikontrol dari jauh, serta pengamatan kolam juga sudah menggunakan CCTV,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pandemi Covid, PDAM Tirta Kahuripan Mampu Konstribusi Signifikan Pendapatan Daerah

Dalam kesempatan itu, Sakti Wahyu Trenggono menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 1,65 miliar.

Adapun bantuan ini diberikan melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). Sekitar 13 pelaku usaha dalam tujuh kelompok usaha ini terdiri dari para pembudidaya perikanan, pengolah dan pemasar perikanan, serta penangkap ikan. Mereka sekaligus mendapat bantuan 1.000 buah sembako.

“Semoga bantuan yang disalurkan membawa manfaat, terlebih dalam kondisi pandemi dan ramadhan ini. Semoga modal usaha ini bisa meningkatkan produktivitas usaha Bapak dan Ibu sekalian,” kata Menteri Wahyu.

Pada acara tersebut, Wahyu didampingi oleh Kepala Divisi Perencanaan dan Umum LPMUKP Endraji Tunjung Seto. Endraji berharap modal kerja yang telah disalurkan bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan di Jepara.

“Tujuh kelompok usaha yang hari ini mendapatkan bantuan permodalan mewakili sektor usaha kelautan dan perikanan. Selanjutnya, bantuan modal menjadi solusi untuk keluar dari krisis pandemi,” katanya.

Sementara itu, Kholifah pendiri CV Kembar Abadi yang mengusahakan pengolahan hasil perikanan mengaku sangat terbantu dengan permodalan yang disalurkan oleh LPMUKP. Apalagi di kondisi pandemi seperti sekarang ini. (***/Louis)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Pandemi Covid, PDAM Tirta Kahuripan Mampu Konstribusi Signifikan Pendapatan Daerah

Pembangunan Smelter di Dalam Negeri Perkuat Hilirisasi Industri

GRESIK -- Indonesia masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Potensi yang sangat besar tersebut harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk...

Lantik Direksi PDAM, Bupati Bogor Targetkan Peningkatan Kualitas dan Cakupan Wilayah Layanan

BOGOR -- Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan periode 2021-2026 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan keinginannya kepada...

Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif, Bupati Bogor Rekrut Kaum Muda

BOGOR -- Dalam upaya menggairahkan dan menyemarakkan kembali kegiatan dan aktivitas serta promosi ekonomi kreatif dan kekayaan intelektual di Kabupaten Bogor, Bupati Ade Yasin...

Satu Bulan Lebih, Aplikasi OSS Mengakomodir 200 Ribu Nomor Induk Berusaha

JAKARTA -- Sejak diluncurkan pada 4 Agustus 2021, aplikasi Sistem Online Single Submission (OSS) telah menerbitkan lebih dari 200 ribu izin usaha atau Nomor Induk...

Dukung Program UMKM, Relawan Sahabat Ganjar Bengkulu Borong Produk Usaha Mikro

BENGKULU - Relawan Sahabat Ganja Pranowo di wilayah Bengkulu kembali membuat gebrakan dengan mengadakan aksi borong dagangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada Sabtu...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here