Sabtu, 25 September 2021

Demi Habisi Covid, Seluruh Destinasi Wisata di Tanah Air Ditutup Total

JAKARTA — Sebagai upaya untuk menekan angka penularan virus corona di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno meminta seluruh obyek atau destinasi wisata di tanah air menutup operasionalnya selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sejak tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

“Kita serukan untuk menutup semua destinasi dan menunda semua event parekraf di seluruh Indonesia. Hal ini tentu pahit untuk seluruh industri dan pelaku parekraf, namun data Covid menunjukkan kedaruratan sehingga kita tak bisa mengambil risiko dan harus mengedepankan faktor kesehatan,” kata Sandiaga Uno dalam keterangan persnya, Minggu (4/7/2021).

Sandi pun berharap PPKM Darurat mampu menurunkan angka penularan virus corona. Dengan begitu destinasi wisata dapat kembali dibuka. “Kita berharap kurva kasus COVID-19 cepat turun dan kita bisa segera membuka lagi semua kegiatan parekraf,” kata pengusaha kondang ini.

Ia menambahkan, untuk membatasi angka penularan Covid-19 pihaknya mendukung kebijakan untuk tetap membuka perbatasan baik itu darat, laut, maupun udara, namun dengan meningkatkan persyaratan ketat. Dengan begitu, siapa saja yang melintas dapat terpantau dan terseleksi dengan baik dan ketat.

Sejumlah persyaratan yang diperketat di antaranya Warga Negara Asing (WNA) termasuk wisatawan asing yang masuk ke Indonesia harus bisa menunjukkan sertifikat telah divaksin Covid, memiliki hasil tes PCR yang masih berlaku, kemudian wajib menjalani tes PCR lagi setelah tiba di Indonesia, serta dikarantina selama 8 hari sebelum melakukan aktivitas di wilayah NKRI.

Baca Juga :  Ketua MUI Imbau Masyarakat di Zona PPKM Darurat Tidak Shalat Idul Adha di Masjid

Selanjutnya WNA yang saat ini ada dan bekerja di Indonesia yang sesuai data Kementerian Luar Negeri ada 225.000 orang juga perlu diberi akses untuk mendapatkan vaksinasi karena mereka hidup berdampingan di wilayah NKRI. Selain itu mereka juga sering melakukan perjalanan wisata domestik di Indonesia.

“Di sisi lain, upaya persiapan perencanaan pembukaan kembali destinasi pariwisata baik di pusat maupun daerah juga harus tetap berjalan, sebagai persiapan ke depan” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

Ia mencontohkan misalnya rencana pembukaan destinasi wisata Bali yang tetap harus memastikan minimal 3 hal yakni prakondisi vaksinasi harus bertambah hingga 70-80 persen, end to end implementasi CHSE yang harus sudah selesai, serta infeksi baru COVID-19 di wilayah tersebut harus di bawah 100.

“Kita harus tetap menjaga semangat untuk bekerja keras menyiapkan prakondisi tersebut. Oleh sebab itu, kita juga perlu segera mempercepat realisasi salah satunya pelaksanaan program dana hibah pariwisata,” pungkasnya. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...
Baca Juga :  Dua Pemimpin Lembaga Pendidikan TNI-Polri Pantau Kegiatan Latsitardanus

Elite PDIP Ancam Berikan Sanksi, Relawan Ganjar Mengecam

BENGKULU -- Merebaknya kabar di media massa tentang DPP PDI Perjuangan akan memberikan sanksi kepada salah satu kader terbaiknya, Ganjar Pranowo, terkait isu sebagai...

Kasetukpa Lemdiklat Polri Berikan Apresiasi atas Keteladanan Kapolres Batubara

MEDAN - Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memberikan apresiasi serta penghargaan kepada...

Diduga Terima Suap Rp 250 Juta, KPK Jadikan Bupati Kolaka Timur Tersangka

JAKARTA - Terciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu dini hari (22/9/2021), Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan anak...

Ketua DPRD DKI Sebut Gubernur Anies Bertanggungjawab atas Kasus Lahan Munjul

JAKARTA -- Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Selasa siang (21/9/2021), memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPL) terkait...
- Advertisement -

Related news

Kesabaran Penyidik KPK Habis! Wakil Ketua DPR Dijemput Paksa

JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Azis Syamsuddin akhirnya benar-benar menjadi tersangka dan Jumat malam langsung dijemput ke rumah pribadinya...

Kasetukpa Polri Berangkatkan 44 Dokter ke ajang PON XX di Papua

SUKABUMI - Bertempat di lapangan Sutadi Ronodipuro-Sukabumi, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, memimpin apel keberangkatan Satgas Kesehatan...

Gubernur Al Haris Tegaskan Jambi Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris memberikan penegasan khusus bahwa Pemerintah Daerah dan jajaran beserta masyarakat Provinsi Jambi telah siap melaksanakan kegiatan...

Jelang Rakerda dan Harlah, Ketua PPWI Kabupaten Bogor Sambangi Mabes Polri.

JAKARTA – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) melakukan audiensi dengan Divisi Humas Mabes Polri, baru-baru ini. Asudiensi diterima oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here