Sabtu, 29 November 2025

Dewan Bisnis AS – ASEAN Gelar Lokakarya Keamanan Siber di Jakarta Untuk Memperkuat Ketahanan Digital Indonesia

Kabarindo24jam.com | Jakarta, Indonesia – Pada tanggal 18 November 2025 , Dewan Bisnis AS-ASEAN (USABC) menyelenggarakan lokakarya keamanan siber tingkat tinggi di Jakarta bertajuk “Memperkuat Masa Depan Digital Indonesia: Memajukan Keamanan Siber di Era Teknologi Baru.”

Acara ini mempertemukan para pembuat kebijakan keamanan siber dan digital senior Indonesia, para pemimpin teknologi AS, dan para pemangku kepentingan utama sektor swasta untuk memperkuat dialog publik-swasta mengenai persimpangan antara kebijakan keamanan siber dan tata kelola teknologi baru.

Lokakarya ini merupakan bagian dari program advokasi keamanan siber USABC 2025 dan mencerminkan ekonomi digital Indonesia yang berkembang pesat. Dengan pertumbuhan digital nasional yang semakin cepat di seluruh e-commerce, fintech, dan layanan daring, keterlibatan ini hadir di saat yang krusial untuk memperkuat ketahanan siber dan memastikan inovasi digital yang aman.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Perwakilan USABC untuk Indonesia, Ibu Nugraheni Utami, menegaskan kembali keamanan siber sebagai prioritas strategis regional. Beliau menyoroti pentingnya kolaborasi publik-swasta yang berkelanjutan dan kontribusi signifikan industri AS dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

USABC mendapat kehormatan menyambut Bapak A. Rachmad Wibowo, Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sebagai Tamu Kehormatan Lokakarya. Lokakarya ini juga menghadirkan pidato utama dari Duta Besar Peter M. Haymond, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Indonesia, dan Bapak Abdul Rahim, Kepala Risiko Regional Visa.

Diskusi panel yang dimoderatori juga menghadirkan para pemimpin senior pemerintahan Indonesia, termasuk Drs. Slamet Aji Pamungkas (BSSN); Bapak Edwin Hidayat Abdullah (Kementerian Komunikasi dan Digital), dan Bapak Adi Budiarso (Kementerian Keuangan), bersama pakar industri AS Bapak Abdul Rahim (Visa) dan Ibu Lilian Rogers (Cisco Systems). Para panelis berbagi wawasan tentang prioritas keamanan siber nasional, menyoroti pentingnya tata kelola AI berbasis risiko dan prinsip keamanan sejak awal (security-by-design). Diskusi tersebut menggarisbawahi peran penting kemitraan publik-swasta; penekanan diberikan pada pengembangan strategi yang disesuaikan untuk memperkuat ketahanan digital, khususnya di sektor keuangan dan bidang infrastruktur penting lainnya.

Lokakarya ini ditutup dengan komitmen kuat dari mitra pemerintah dan industri untuk melanjutkan kerja sama praktis dan berfokus pada solusi yang memajukan kesiapan siber Indonesia dan mendukung masa depan digital yang tepercaya dan inklusif. USABC menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Visa dan Cisco Systems atas dukungan mereka yang luar biasa dalam menyelenggarakan lokakarya ini.

(Ls/*)

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini