Minggu, 17 Oktober 2021

Disatroni Pimpinan Kadin Propinsi se Tanah Air, Rosan Sebut Presiden yang Minta Munas Ditunda

JAKARTA — Penundaan Musyawarah Nasional (Munas) pada 2-4 Juni di Nusa Dua-Bali, tak hanya mengakibatkan salah satu kubu calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meradang, tetapi juga membuat 25 Ketua Umum Kadin Propinsi se tanah air merasa galau serta mempertanyakan keputusan sepihak penundaan Munas.

Dipimpin oleh Ketua Umum Kadin Sumbar H Ramal Saleh, para Ketua Kadin Propinsi dari seluruh Indonesia menemui Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, di kediamannya di Jakarta, Sabtu (29/5/2021). Mereka datang meminta penjelasan soal penundaan Munas Kadin.

Diperoleh informasi, dalam surat resmi Ketum Kadin Indonesia tanggal 28 Mei 2021 yang ditujukan kepada Mensesneg RI disebutkan, bahwa Munas Kadin VIII yang sebelumnya diagendakan 2-4 Juni 2021 di Nusa Dua Bali, diundur menjadi tanggal 30 Juni 2021 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dalam pertemuan Minggu malam Rosan juga menjelaskan bahwa rencana penundaan itu, adalah atas permintaan Presiden Jokowi. “Jadi saya harap teman teman mahfum dengan penundaan ini dan dapat menjelaskan kepada pengurus Kadin Propinsi,” ujar Rosan dalam keterangannya yang diterima, Minggu (30/5/2021).

Baca Juga :  Titik Koordinat Kapal Selam Nanggala Sudah Diketahui, TNI AL Segera Aksi Penyelamatan

Rosan yang telah diusulkan Presiden Jokowi menjadi Duta Besar untuk Amerika Serikat itu, membantah tegas kabar bahwa rapat penundaan Munas bersama para pengurus dan panitia di Kadin Indonesia, sebelumnya berlangsung cepat dan tidak tuntas.

Menurutnya lagi, malahan rapat tersebut yang terpanjang yang pernah dilaksanakan pengurus Kadin Indonesia yakni berakhir pada pukul dua belas malam, setelah sempat jeda selama satu jam.

“Jadi tolong jangan didengarkan jika ada pihak-pihak tertentu yang menyebutkan rapat penundaan Munas di Kadin Indonesia berjalan singkat dan tidak tuntas. Itu hanya suara suara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Rosan.

Rosan di depan 25 Ketum Kadin Propinsi juga menyatakan bahwa pihaknya tidak membuka diskusi soal penundaan Munas itu. Tetapi hanya dimintakan pemahaman saja, supaya tidak terjadi simpang siur.

Rosan juga meminta Kadin Propinsi lebih mempersiapkan diri secara matang menghadapi Munas di Kendari 30 Juni mendatang. Termasuk juga kepada para calon ketua umum penggantinya untuk melakukan persiapan dengan baik. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....
Baca Juga :  Keterbatasan Kapasitas dan Kualitas Produksi Faktor Penghambat Kemajuan UMKM

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Bukan Jabatan Ketua, Serunya Berebut Sekretaris DPC di Muscab PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bogor menetapkan sejumlah keputusan strategis dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX di Puncak,...

Pemimpin NU Harus Berani Lawan Intoleransi dan Radikalisme di Tanah Air

KEDIRI -- Para ulama atau kiai sepuh ternyata menginginkan agar figur yang nanti menjadi ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) adalah pemimpin yang berani...

Peningkatan Nilai Tambah Industri Sangat Penting untuk Kepentingan Rakyat

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa nilai tambah dari industri energi dan mineral di Tanah Air harus terus ditingkatkan. Oleh karena nilai tambah yang...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here