Dalam siaran persnya yang dikutip pada Sabtu (29/11/2025), Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor demi mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan aktivitas warga dan penguatan ekonomi daerah.
“Hari ini kita membahas beberapa hal strategis terkait pembangunan Kabupaten Bogor, khususnya penataan pasar, infrastruktur jalan, dan kawasan wisata. Semua langkah ini harus segera ditindaklanjuti agar pembangunan dapat terlaksana sesuai target, dan Kabupaten Bogor semakin maju, tertata, dan sejahtera,” ujar Bupati Rudy.
Dia juga menekankan bahwa tahun 2026 menjadi momentum percepatan pada sejumlah kawasan prioritas, mulai dari jalur selatan Puncak (Gadog–Cianjur), jalur alternatif Megamendung–Cijeruk, hingga pengembangan destinasi wisata di Pancawati dan sekitarnya.
Selain membahas infrastruktur jalan, pemerintah juga mendorong pembangunan hutan kota di 40 kecamatan bekerja sama dengan TNI, koramil, dan pemerintah desa. Program ini bertujuan memperluas ruang terbuka hijau sekaligus memperkuat edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Bupati Rudy menambahkan bahwa seluruh pembangunan jalan desa, pengelolaan lahan, dan program konektivitas wilayah harus mengacu pada zonasi yang jelas agar pembangunan lebih terarah, sinergis, dan memberikan manfaat optimal.
“Saya berharap rapat ini memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kita ingin memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” imbuh Rudy. (Dul/*)

