Site icon Kabarindo24jam.com

Hadapi Ancaman Modern, Menteri Pertahanan Sodorkan Konsep Perisai Trisula Nusantara

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memaparkan Konsep Perisai Trisula Nusantara, yaitu menekankan pentingnya transformasi Tentara Nasional Indonesia (TNI), menjabarkan nilai-nilai kepemimpinan prajurit TNI, hingga menyoroti besarnya potensi Indonesia yang harus dioptimalkan untuk memperkuat kemandirian pertahanan.

“Visi Presiden Prabowo tentang pertahanan rakyat semesta hanya dapat terwujud jika TNI memiliki pemimpin yang berkarakter, profesional, dan mampu menggerakkan kekuatan secara terpadu dengan seluruh komponen bangsa,” kata Sjafrie dalam siaran pers Biro Infohan Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang dikutip, Jumat (27/11/2025).

Terkait konsep Perisai Trisula Nusantara, Menhan menegaskan bahwa sinergi ketiga matra yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara, merupakan tiga garda utama pertahanan negara yang harus mampu menghadapi spektrum ancaman modern secara efektif dan adaptif.

Sjafrie juga menekankan pentingnya transformasi TNI menuju postur modern yang profesional, tangguh, dan siap menjawab tantangan pertahanan abad ke-21. “Pembangunan kekuatan ini menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI,” ujar purnawirawan TNI penyandang pangkat jenderal bintang empat (honorary) ini.

Selain itu, Sjafrie menjabarkan nilai-nilai kepemimpinan yang wajib melekat pada setiap prajurit TNI, antara lain integritas, loyalitas, kompetensi, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Karakter tersebut, kata Sjafrie, sebagai pilar penting bagi prajurit dalam menghadapi dinamika operasi yang semakin kompleks.

Sjafrie yang dikenal punya hubungan sangat dekat dengan Presiden Prabowo Subianto ini juga menyoroti besarnya potensi Indonesia, mulai dari sumber daya alam (SDA), kekuatan maritim, hingga posisi strategis sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

“Seluruh potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal apabila stabilitas keamanan tetap terjaga. Sehingga, TNI memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam memastikan kekayaan bangsa terlindungi dan termanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat,” tandas Sjafrie.

Sebelumnya diinformasikan, Menhan Sjafrie Samsoedin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, memberikan pembekalan strategis kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LIV Sekolah Staf dan Komando TNI TA 2025 di Kelas Ghra Widya Adibrata, Sesko TNI Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/11/2025).

Setelah Menhan menyampaikan materinya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan pembekalan khusus kepada Pasis Dikreg LIV Sesko TNI TA 2025. Dimana, ia mengungkap sejumlah isu strategis, mulai dari perkembangan lingkungan global, regional dan nasional, dinamika keamanan di Papua, hingga berbagai program pemerintah seperti Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), pemberantasan korupsi, serta pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG).

“Menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang semakin cepat sehingga mindset kultur tidak bisa hanya berpikir konvensional, harus bisa mengubah pola pikir, pola tindak sebagai perwira unggulan yang berpikir untuk kemajuan bangsa,” imbuh Panglima TNI Agus Subiyanto. (Cky/*)

Exit mobile version