Rabu, 26 Januari 2022

Januari – Juni 2021, Dana KUR Ratusan Triliun Rupiah Telah Disalurkan Bank BUMN

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa kuota kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2021 dari Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), sebesar Rp 253 triliun. Dari jumlah tersebut, 92 persen lebih penyalurannya dilakukan oleh bank-bank BUMN.

“Dari kuota KUR 2021 melalui dana Himbara yang targetnya Rp253 triliun, Bank BUMN memang menjadi kontributor terbesar yaitu 92 persen lebih,” kata Erick Thohir dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Dia mengatakan, penyaluran KUR selama kurun waktu Januari sampai 25 Juni, secara keseluruhan meningkat Rp143,14 triliun atau 56,58 persen dari target Rp 253 triliun. Tentunya, ini sesuai dengan penugasan yang diterima oleh Bank BRI, Mandiri dan BNI,” jelas Erick.

“Dan guna mendukung program KUR ini, terutama di pertanian kami sudah siapkan 8 klaster yaitu klaster padi, jagung, sawit, tebu, jeruk, tanaman hias, kopi, dan klaster porang sehingga nanti bisa bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan,” katanya.

Erick juga menyebutkan bank BUMN sudah memberikan pinjaman kepada 6.150 penggilingan padi (rice mill). “Dari total pinjaman ke 6.150 ‘rice mill’ nilainya Rp2,7 triliun, kami tentu terbuka dan bisa mengembangkan juga siap mendampingi,” paparnya.

“Seperti yang kami sudah lakukan di ‘rice mill unit’ di Ciamis dan Kebumen di mana hal itu menjadi kerja sama yang baik antara gapoktan (gabungan kelompok tani) dan Kementerian BUMN,” tambah Erick.

Baca Juga :  Diduga Kecewa pada TGUPP, Anak Buah Anies Baswedan Ramai-Ramai Mundur dari Jabatannya

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Jokowi memberi arahan agar dilakukan korporatisasi pertanian atau melalui koperasi.

“Sebagai contoh untuk pengembangan ‘rice milling unit’ yang investasi Rp5 miliar bisa dilakukan dengan skema KUR di mana tingkat suku bunganya rendah 3 persen untuk 5-7 tahun bisa diperuntukkan kepada kelompok petani misalnya 10 petani berkumpul maka dari 10 KUR bisa mencapai Rp5 miliar,,” kata dia.

Presiden Jokowi, menurut Airlangga, juga meminta pengucuran KUR dipermudah dan tidak ada regulasi yang menghambat. “Kami sampaikan khusus untuk sektor pertanian secara umum perkebunan kelapa sawit relatif mendapat sekitar Rp9,5 triliun, padi Rp7,8 triliun,” bebernya.

Kemudian tanaman lainnya Rp5,5 triliun, hortikultura sebesar Rp5,2 triliun, budi daya sapi Rp3,9 triliun, budi daya domba dan kambing Rp3,5 triliun, pertanian palawija Rp2,7 triliun, mix farming Rp2,6 triliun, pembibitan Rp1,1 triliun jadi secara keseluruhan KUR pangan Rp26,8 triliun, KUR hortikultura Rp7,84 triliun, perkebunan Rp20,3 triliun dan peternakan Rp15,1 triliun. (***/CP)

Latest news

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...
Baca Juga :  Diduga Kecewa pada TGUPP, Anak Buah Anies Baswedan Ramai-Ramai Mundur dari Jabatannya

TNI AD Sebut Poster Haikal Hassan Ceramah di Yonif Raider Malang Adalah Hoaks

JAKARTA- Markas Besar TNI Angkatan Darat (AD) merasa gerah dan langsung mengklarifikasi poster yang beredar luas di media sosial terkait kedatangan pendakwah...

Empat Pangdam, Komandan Marinir dan Gubernur AAU, Promosi Jabatan Bintang 3

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menetapkan 10 perwira tinggi untuk mengisi jabatan strategis bintang tiga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain...

Hasil Survei Terbaru, Warga DKI Tak Puas akan Kinerja Anies

JAKARTA -- Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mencapai 33,8 persen meskipun mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu...

Beraksi Lagi, Tim KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat dan 6 Orang

MEDAN -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan gebrakan di awal 2022 dengan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus rasuah di sejumlah daerah. Kali...
- Advertisement -

Related news

Mayjend Maruli Tegaskan Tak Pernah Minta Jadi Panglima Kostrad ke Presiden

DENPASAR -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX / Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak akhirnya merespons sangkaan serta cibiran sejumlah pihak terkait dengan...

Jadikan OTT KPK Sebagai Pelajaran, Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Waspada

JAKARTA -- Tak sedikit kepala daerah diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam beberapa tahun terakhir ini. Tak pelak, hal ini...

Penunjukan Maruli Simanjuntak Sebagai Pangkostrad Bukan Karena Menantu Luhut Panjaitan

JAKARTA -- Penunjukan menantu Luhut B Panjaitan (Menko Maninves RI)--Mayor Jendral (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak--menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad, dinilai...

Enam Jendral Yunior Mendapat Promosi Jabatan Strategis

JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here