Minggu, 17 Oktober 2021

Jelang Dilantik Jadi Panglima Kostrad, Mayjend Dudung Luncurkan Kampung Pancasila

JAKARTA — Dalam rangka membangun budaya toleransi beragama bagi generasi muda dari sedini mungkin, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jakarta Raya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meluncurkan Kampung Pancasila. Program ini juga sebagai upaya jajaran TNI di wilayah Ibukota Negara untuk mengukuhkan persatuan dan kesatuan.

Mayjend Dudung pun mengatakan, untuk mengembangkan Kampung Pancasila di wilayah Kodam Jaya, dirinya sudah berkoordinasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Termasuk melaporkan kepada Megawati Soekarnoputri selaku Dewan Pengarah BPIP.

“Saya tentu melaporkan juga kepada pengarah BPIP ibu Megawati Soekarnoputri untuk koordinasi sekaligus meminta saran beliau,” ujar Dudung kepada awak media di Kampung Sawah di Kelurahan Jati Melati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu, 2 Juni 2021.

Dudung yang beberapa hari lalu telah ditetapkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima Kostrad, menegaskan Kodam Jaya mencanangkan Kampung Pancasila dengan tujuan agar generasi muda sedini mungkin bisa saling bertoleransi dalam beragama.

Hal itu juga sudah diterapkan di Kampung Sawah, bagaimana kerukunan umat beragama di kampung ini bisa berdiri secara harmonis dan berjalan sangat baik. Sehingga Kampung Sawah dipilih dan layak menjadi model percontohan.

Harapannya, lanjut mantan Gubernur Akademi Militer TNI AD ini, generasi muda bisa sedini mungkin tidak hanya menghafal sila pertama sampai sila kelima, tetapi juga dapat memahami dengan baik. “Ada masjid di sini ada gereja protestan dan Katolik, juga ada pura,” ujarnya.

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Dianggap Sebagai Sosok Berbahaya Bagi Keutuhan Bangsa

Dia menambahkan, Kampung Sawah ini menjadi projek percontohan untuk pengembangan Kampung Pancasila di seluruh wilayah Kodam Jaya. “Kodam Jaya ada 83 titik nanti kita akan Kembangkan lagi di 83 kita lagi sebagai Kampung Pancasila,” jelasnya.

Kepada masyarakat, Dudung yang pangkatnya segera naik jadi Letnan Jendral TNI mengingatkan bahwa jangan sampai mengkultuskan salah satu kaum karena seakan-akan menjadi kaum yang paling bertaqwa di hadapan Tuhannya.

Menurutnya, kalau orang-orang beragama selalu berpegang teguh kepada kitab sucinya masing-masing, maka Rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar harus selalu berlandaskan Pancasila. “Ini akan menjadi kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang luar biasa,” ucapnya.

Mayjend Dudung pun berharap berdirinya Kampung Sawah sebagai Kampung Pancasila, bisa menjadi proyek percontohan untuk dikembangkan di seluruh negeri. “Semoga dengan kegiatan ini bisa membuat masyarakat Indonesia cinta kepada bangsanya,” kata dia.

Sementara itu, Pembina Kampung Pancasila, Soni Teguh Trilaksono mengungkapkan, masyarakat di Kampung Sawah memang hidup saling berdampingan meskipun memiliki keyakinan yang berbeda-beda, mulai Islam, Protestan, Katolik, dan Hindu.

“Kampung Sawah ini bukan hanya Kampung Pancasila tapi juga kampung Kebangsaan dan nilai-nilai keberagaman di Kampung Sawah ini sudah berdiri dan ada ratusan tahun lamanya. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Seskoad Kedatangan Dua Brigadir Jendral untuk Kemajuan Lembaga

Pasukan Cadangan Diresmikan, Bergerak Atas Perintah Presiden Lewat Panglima TNI

BANDUNG -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan sekaligus menetapkan Komponen Cadangan Tentara Nasional Indonesia (Komcad TNI) Tahun Anggaran 2021 dalam upacara yang...

Canangkan Investasi Pertahanan, Presiden Jokowi Minta Alut Sista TNI Dipercanggih

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kedepan pemerintah akan menggeser kebijakan belanja alat utama sistem pertahanan menjadi investasi pertahanan. Kebijakan itu harus dirancang sistematis,...

HUT TNI ke 76 Dirayakan Secara Sederhana, Tapi Atraksinya Megah

JAKARTA -- Dalam suasana keprihatinan akibat pandemi Covid 19, Presiden Jokowi memimpin upacara peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-76 di halaman Istana Merdeka Jakarta,...

Gatot Nurmantyo Dianggap Sebagai Sosok Berbahaya Bagi Keutuhan Bangsa

JAKARTA - Pernyataan Jendral Purn Gatot Nurmantyo yang menuding Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah disusupi PKI terus menuai kritik sekaligus kecaman dari banyak pihak. Gatot,...

Tudingan Gatot Nurmantyo Soal TNI Disusupi Komunis Ditepis Kepala Staf TNI AL

JAKARTA - Tuduhan mantan Panglima TNI Jendral Purn Gatot Nurmantyo tentang penyusupan komunis ke institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendapat respons tegas dari jajaran militer...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here