Kamis, 2 Desember 2021

Kepala Suku Jadi Aktor Kerusuhan di Yahukimo Dibekuk Polisi

YAHUKIMO — Kematian Mantan Bupati Yahukimo sekaligus Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua, Abock Busup, di sebuah hotel di Jakarta pada Minggu (3/10/2021) pagi, menjadi faktor pemicu terjadinya kerusuhan di Kota Yahukimo.

Namun begitu, pihak Kepolisian menemukan bukti kuat bahwa Morume Keya Busup yang merupakan kepala suku Kimyal menjadi aktor intelektual penyerangan ke pemukiman masyarakat suku Yali di Kabupaten Yahukimo pada 3 Oktober 2021 yang berakhir dengan kerusuhan.

Morume pun menjadi tersangka utama dan sempat ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) alias jadi buronan sebelum akhirnya berhasil diciduk aparat Kepolisian pada Sabtu (9/10/2021).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan tim gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Nemangkawi serta Satgas Ops Aman Nusa melakukan penangkapan pada Sabtu (9/10) Pukul 03.40 WIT di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Dia menjelaskan, pada pukul 03.40 WIT, tim gabungan yang dipimpin Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana bergerak menuju lokasi sasaran yakni jalan Gunung Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo untuk melakukan penangkapan.

Pukul 04.10 WIT, tim tiba dilokasi sasaran selanjutnya melakukan penangkapan terhadap Morume Keya Busup bersama anak buahnya, Beto Ortodias, kemudian keduanya dibawa ke markas Polres Yahukimo guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain penangkapan pelaku utama, kata dia, tim gabungan Polri yang diback up aparat TNI juga menyita sejumlah barang bukti yakni satu buah busur, sembilan buah anak panah,satu buah parang panjang, satu buah kampak.

Baca Juga :  Gubernur DKI Kucurkan Triliunan Rupiah untuk Formula E, Anggota DPRD Ngamuk!

Ia menambahkan, Morume Keya Busup merupakan DPO Utama Kasus Penyerangan terhadap Masyarakat Suku Yali pada 3 Oktober 2021 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

“Ya, kerusuhan tersebut dilakukan oleh sekelompok masyarakat dari Suku Kimyal menggunakan senjata tradisional berupa panah dan parang serta alat tajam lainnya,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

Sebagai informasi, mendiang Abock Busup, lahir 4 Desember 1976 di Korupun Papua. Dia menamatkan Sekolah Dasar (SD) di Kurupun, lalu melanjutkan SMP dan SMA di Wamena.

Pendidikan sarjana dia selesaikan di STh (sarjana Thelogia) di Baptis Papua, kemudian menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Putra pasangan Brunda Busup dan Kweli Nipsan ini menikah dengan Dessy Corason Giay, dan dikaruniai tiga anak, yakni Quily A Busup, Aquino A Busup, serta Adelino Busup.

Abock Busup pernah menjabat sebagai Ketua Carakteker DPD PAN Kabupaten Yahukimo Pada tahun 2003-2004. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kab Yahukimo tahun 2004-2009 serta DPD PAN Papua periode 2010-2015.

Dia juga menjabat sebagai DPW Papua periode 2015-2020. Karir politik Abock Busup mencapai puncaknya ketika menjabat sebagai Bupati Kabupaten Yahukimo periode 2016-2021 dan Ketua DPD PAN Provinsi Papua periode 2021-2026. (***/CP)

Latest news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...
Baca Juga :  Presiden Jokowi Warning, Bupati se-Indonesia Harus Fokus Gunakan Anggaran Kerja

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Jaksa Agung Bakal Tindak Pimpinan Kejaksaan yang Tak Bisa Awasi Kinerja Anak Buah

JAKARTA -- Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar Burhanuddin, menegaskan bahwa dirinya akan mengevaluasi sampai mencopot jabatan para pimpinan unit kerja dan kewilayahan, yang tidak bisa...

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here