Kamis, 2 Desember 2021

Ketua Umum dan Exco Tunjuk Yunus Nusi jadi Sekjen PSSI Tanpa Seleksi Terbuka

JAKARTA — Setelah kosong selama satu tahun dan dipegang sementara oleh Pelaksana Tugas, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mendefinitifkan Yunus Nusi menjadi Sekretaris Jenderal atau Sekjen PSSI mendampingi Ketua Umum Komjen Pol Purn Moch Iriawan.

Keputusan tersebut ditetapkan Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam rapat khusus secara virtual pada Selasa 25 Mei 2021 yang diikuti 13 dari 15 anggota Exco. Mereka menilai kinerja Yunus selama satu tahun terakhir sangat baik dan cakap menjalankan organisasi.

Dalam keterangannya di laman resmi PSSI, Rabu (26/5/2021), Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, menjelaskan bahwa pengangkatan Yunus telah disetujui oleh seluruh anggota Exco lantaran kinerjanya bagus sejak ditunjuk sebagai Plt Sekjen pada 20 April 2020.

“Pak Yunus Nusi merupakan orang yang tepat untuk menjadi Sekjen PSSI. Selama menjadi Plt Sekjen satu tahun ini, saya dan teman-teman di Exco sudah melihat kinerja beliau. Sehingga seluruh anggota Exco juga setuju dengan keputusan ini,” ujar Iriawan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun memastikan setelah menduduki kursi sekjen PSSI, Yunus akan segera mengundurkan diri dari jabatan anggota Exco dan Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur. “Sehingga fokus mengurus organisasi PSSI saja,” ucapnya.

Baca Juga :  Jose Mauriho Terkesan Penampilan Apik Tim Nasional Inggris Kala Tekuk Krosia

Dalam kaitan keorganisasian, Mochamad Iriawan yang pernah menjabat Asisten Kapolri bidang Operasi itu, juga mengungkapkan agenda kongres tahunan PSSI yang akan digelar di Hotel Raffles, Jakarta, pada Sabtu 29 Mei 2021.

Beberapa materi akan dibahas dalam kongres tersebut, di antaranya laporan kegiatan serta keuangan PSSI tahun 2020, program PSSI 2021, usulan agenda kongres dari anggota PSSI, pengesahan anggota dan lain-lain.

Selain itu, dalam kongres PSSI itu juga akan dilakukan pengesahan pergantian nama klub peserta kompetisi Liga 1 Indonesia serta kepastian mengenai sistem degradasi dalam Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.

Meski penunjukannya disepakati Exco dan Ketua Umum, penetapan Yunus sebagai Sekjen PSSI dirasa cukup janggal karena tidak sesuai dengan revisi Statuta PSSI tentang pemilihan sekjen. Yaitu pada Bab VIII Pasal 61 ayat 2 revisi statuta PSSI yang disahkan pada 27 Juli 2019 lewat kongres PSSI di Jakarta.

Dalam aturan tersebut pemilihan Sekjen PSSI harus memenuhi kriteria dan kualifikasi profesional, serta dibuktikan dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel.

Sementara PSSI dalam memilih Yunus Nusi tidak melalui proses seleksi, hanya berdasarkan kinerja selama menjabat pelaksana tugas yang dianggap sebagai bagian proses seleksi. (***/CP)

Latest news

Libas China 3 – 0, Tim Bulutangkis Indonesia Rebut Piala Thomas 2020

DENMARK -- Tim Bulutangkis Indonesia akhirnya menjadi juara Piala Thomas 2020 setelah sekian tahun tropi kejuaraan badminton kelas dunia itu dikuasai oleh China....
Baca Juga :  Tim Senam Jabar Optimis Rebut Prestasi Terbaik di Papua

Menang di Leg Pertama, Timnas Indonesia Jangan Terlena di Laga Kedua Piala Asia

JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan meminta pemain dan ofisial timnas Indonesia jangan terlena setelah sukses mengalahkan Taiwan 2-1 pada laga pertama play-off kualifikasi Piala Asia...

Tim Senam Jabar Optimis Rebut Prestasi Terbaik di Papua

BOGOR -- Kontingen cabor senam Jawa Barat (Jabar) untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua menyatakan optimis mampu meraih prestasi terbaik meskipun Pengda...

Gantikan Jendral Bintang 4, Mayjen TNI Maruli Pimpin PJSI 2021-2026

JAKARTA -- Mantan Komandan Paspampres yang kini menjabat Panglima Kodam Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia...

Menpora Ngotot, Kapolri Akhirnya Berikan Izin Kompetisi BRI Liga 1

JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan rekomendasi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggelar kompetisi...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here