Kabarindo24jam.com | Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengingatkan kepada seluruh komandan satuan (Dansat) TNI Angkatan Udara (TNI AU) agar satuan yang mereka pimpin mampu bersinergi dalam mendukung pelaksanaan validasi organisasi TNI AU.
KSAU Tonny menyampaikan penekanan terkait hal tersebut saat memimpin Apel Komandan Satuan (AKS) TNI AU tahun 2025 di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta, Selasa (25/11/2025). “Komandan harus proaktif memastikan pola kerja menyesuaikan perubahan dengan cepat,” tegas perwira tinggi bintang empat tersebut.
Marsekal Tonny juga menekankan pentingnya membangun satuan secara optimal melalui rasa memiliki dan komitmen yang kuat terhadap satuan yang dipimpin. Menurutnya, teladan yang dibangun para komandan satuan dapat menjadi pijakan penting bagi generasi penerus TNI Angkatan Udara.
“Bersikaplah sederhana dan hindari arogansi atau penyalahgunaan wewenang. Kepemimpinan yang baik tampak dari kemampuan melayani dan membina,” imbuh Tonny KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Rabu (26/11/2025).
Pada kesempatan yang sama, KSAU kembali mengingatkan lima proritas yang tengah dijalankan oleh TNI Angkatan Udara saat ini, yaitu modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta kontribusi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
Apel Komandan Satuan tahun ini mengusung tema “Validasi Organisasi sebagai Momentum Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antar Satuan Menuju TNI AU yang Lebih AMPUH.” Tema tersebut mencerminkan harapan agar sinergi dan kolaborasi antarsatuan semakin diperkuat sebagai momentum validasi organisasi dalam membangun postur pertahanan udara yang adaptif, modern, profesional, unggul, humanis (AMPUH).
Sejumlah narasumber yang hadir pada AKS 2025 yaitu Inspektur Jenderal TNI AU Marsekal Madya Arif Mustofa, Panglima Komando Operasi Udara Nasional Marsekal Madya Minggit Tribowo, serta Asisten Perencanaan KSAU Marsekal Muda Ian Fuady. Mereka memaparkan materi terkait validasi organisasi hingga rencana kedatangan alpalhankam TNI AU. (Cky/*)

