Rabu, 17 Agustus 2022

KONI Daerah Siaga Satu, Penegak Hukum Usut Penyelewengan Dana Hibah

JAKARTA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di berbagai daerah perlu berhati-hati dan cermat dalam mengelola atau menggunakan dana hibah miliaran Rupiah untuk pembinaan cabang olahraga. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir ini, pengurus KONI di sejumlah daerah mulai dijerat penegak hukum terkait dugaan korupsi dana hibah.

Dari informasi yang dihimpun, tercatat KONI berbagai daerah yang terlilit kasus korupsi, antara lain di Kabupaten Tulungagung dan Jombang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Bemgkalis dan yang terkini di Kota Tangerang Selatan.

Dari sejumlah KONI daerah yang terjerat dugaan korupsi, sudah ada pengurusnya yang ditahan dan kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan. Menariknya, dalam dugaan korupsi di tubuh KONI daerah ini modus penyelewengannya hampir sama, yaitu ketidaksesuaian dana yang diberikan kepada cabor dan atlet dengan alokasi dana sebenarnya.

Seperti halnya yang terjadi Tangerang Selatan, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat kini tengah mendalami keterangan serta bukti terkait dugaan korupsi dana hibah senilai Rp 7,8 miliar. Sejumlah pengurus cabang olahraga dan atlet diminta keterangannya berkaitan dana pembinaan yang diterima.dr KONI.

Kasie Intel Kejari Kota Tangsel, Ryan Anugrah, Kamis (28/1/2021) mengungkapkan, sudah 30 orang yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka terdiri dari pengurus cabang olahraga (cabor) maupun pengurus KONI, termasuk Ketuanya, Rita Juwita.

“Sekitar 35 orang sudah diminta keterangannya, termasuk Ketua KONI Tangsel, Rita Juwita sudah diperiksa dan ada juga dr Dispora setempat,” ucapnya seraya memastikan saat ini penyelidikan sudah rampung dan segera berlanjut ke tahap selanjutnya.

Baca Juga :  Tuntut Mantan Gubernur Sumsel 20 Tahun Penjara, Jaksa Tak Manusiawi

Sementara di Tasikmalaya – Jawa Barat, penyidik unit Tipikor Polresta menetapkan Ketua KONI Kota Tasikmalaya, ES (66), menjadi tersangka korupsi dana KONI tahun anggaran 2018 senilai Rp 1,1 miliar dan dua tersangka lainnya masih dalam pemeriksaan intensif Unit Tipikor Satreskrim.

Di wilayah Jawa Timur, mantan Ketua KONI, Tito Kadarisman, ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang. Ia disangka telah melakukan penyelewengan dana hibah KONI Jombang tahun anggaran 2017-2019.

Menyikapi fenomena upaya penegakan hukum terkait penyelewengan dana hibah KONI ini, Ketua Lembaga Pengkajian Pembangunan Daerah (LPPD) Freddy Pasaribu, menilai kedepan KONI daerah harus diisi orang-orang yang berintegritas dan berkomitmen menjalankan transparansi.

“Dengan integritas dan komitmen keterbukaan dalam mengurus pembinaan olahraga tentu saja akan terwujud kinerja yang terukur dan pengelolaan keuangan KONI yang tepat sasaran sesuai dengan perencanaan serta pengalokasian anggaran,” kata Freddy yang dihubungi kabarindo24jam, Jumat (29/1/2021).

Ditambahkannya, memang selama ini ada banyak kelemahan dalam sistem pengawasan internal KONI. Sehingga acapkali terjadi persekongkolan antara pengurus KONI daerah dengan pengurus cabang olahraga terkait dengan pengalokasian dan penggunaan dana hibah. “Modusnya klasik, penyunatan dana, kegiatan fiktif dan mark up anggaran sarana prasarana,” pungkasnya. (Cok/Hus)

Latest news

Baca Juga :  Tuntut Mantan Gubernur Sumsel 20 Tahun Penjara, Jaksa Tak Manusiawi

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

Prabowo – Muhaimin Jajaki Duet di Pilpres 2024

JAKARTA -- Usai hiruk-pikuk Rakernas Partai Nasdem 2022 yang mengusulkan tiga nama Calon Presiden, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto langsung merespon hal tersebut dengan...

Pemilih Partai Nasdem Lebih Menghendaki Ganjar Ketimbang Anies

JAKARTA - Setelah Partai NasDem merekomendasikan tiga calon presiden 2024 hasil rakernas, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, Lembaga survei Saiful Mujani...

Anak Mantan Bupati Bogor Soroti Penyebab Terjadinya Kasus Suap BPK

CIBINONG -- Kasus suap pejabat dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat yang menyeret Bupati Bogor (non aktif) Ade Yasin dan tiga...
- Advertisement -

Related news

Ulama di Jawa Barat Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024-2029

CIANJUR -- Mantan anggota DPR RI dua periode yang kini menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memang sosok fenomenal dan kharismatik. Tak heran, ketika...

Setelah Irjen Sambo, Satu Brigadir Jendral dan Kombes Dinonaktifkan dari Jabatannya

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mendengar aspirasi publik dengan menonaktifkan sementara dua anggotanya buntut dari kematian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir...

Sekretaris Kompolnas Dituding Jadi Pembela Irjen Sambo

JAKARTA -- Komentar dan pernyataan Sekretaris Lembaga Kompolnas Benny Mamoto dalam wawancara di beberapa televisi nasional menuai kritik dari masyarakat luas lantaran dianggap lebih...

Merasa Dikriminalisasi, Bendum PBNU Janji Libas Mafia Hukum

JAKARTA - Setelah satu hari namanya terkonfirmasi petugas Imigrasi sebagai orang yang dicekal berdasarkan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bendahara Umum (Bendum) Pengurus Besar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here