Kamis, 2 Desember 2021

Pemuda Papua Gelar Aksi Keprihatinan Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Rasisme

JAKARTA — Berangkat dari rasa keprihatinan atas maraknya perbuatan dan tindakan rasisme di berbagai wilayah di tanah air akhir-akhir ini, Puluhan pemuda Papua dari Aliansi Peduli Rasisme menggelar mengadakan aksi unjuk rasa di Patung Kuda kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (12/2021).

Aksi mereka ini, selain sikap keprihatinan juga bertujuan mendesak Pemerintah, khususnya aparat Kepolisian, untuk menegakkan hukum terkait kasus rasisme yang. menimpa masyarakat perantau Papua di berbagai daerah.

“Kami dari Pemuda Papua mengadakan aksi damai disini untuk menolak tegas tindakan rasisme yang dilakukan oleh oknum siapapun dan kapanpun demi terciptanya kemanusiaan dan keadilan di negera ini,” ucap orator aksi dari Pemuda Papua yang tergabung dalam Aliansi Peduli Rasisme, Marius Air kepada para awak media.

Menurut Marius, tindakan rasisme dilakukan secara sistematis dan struktural terdapat masyarakat Papua di perantauan sudah sangat masif terutama oleh para elit maupun masyarakat luas di Indonesia.

“Sebagai contoh kasus penghinaan dengan mengucapkan kata-kata rasis yang menyamakan orang Papua seperti binatang tertentu kepada mahasiswa Papua di kota Surabaya tahun 2019 kemarin. Kemudian ujaran rasisme yang dilakukan Ambroncius Nababan dan Ustad Abu Janda terhadap Natalius Pigai di Media Sosial. Sayangnya penegakan hukum terhadap pelaku rasisme ini masih lemah dan jauh dari harapan,” tutur Marius.

Oleh karena itu lanjut Marius, Pemerintah melalui penegak hukum harus menindak tegas para pelaku rasis, karena tindakan rasisme tidak manusiawi dan mencela ciptaan Tuhan yang mulia di muka bumi.

Baca Juga :  Sesko TNI Pembentuk Perwira Pemimpin Masa Depan yang Handal dan Profesional

“Saat ini yang terjadi para pelaku rasisme masih dihukum ringan dan malah dibebaskan dalam waktu singkat. Oleh karena itu demi keadilan kami dengan tegas minta penegak hukum untuk tindak dan hukum mereka seberat-beratnya,” ujar Marius.

Dalam aksinya kali ini Pemuda Papua membawa Sejumlah Tuntutan yakni:

1. Menolak dengan tegas tindakan rasisme yang dilakukan oleh oknum siapapun dan kapapun, demi tegaknya nilai-nilai dasar kemanusiaan di Negara ini. Khususnya terhadap masyarakat Papua di mana saja mereka berada.

2. Mendesak Pemerintah untuk melakukan penegakan hukum yang sedail-adilnya terhadap pelaku rasisme di Indonesi dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya karena pelaku rasisme adalah tindakan yang merugikan keberagaman ras, suku, dan agama sebagai wujud keberagaman di Indonesia.

3. Menolak dengan tegas kasus rasisme yang terjadi dan diselesaikan secara jabat tangan, klarifikasi, dan permohonan maaf saja tetapi harus ditindak lanjuti dengan hukuman yang setimpal agar pelaku merasa efek jera dan tidak mengulangi perbuatanya lagi.

4. Meminta setiap warga negara untuk menjaga cara pandang dan etika serta menghormati setiap ciptaan Tuhan di muka bumi ini, khususnya kepada bangsa Papua yang ada di negara ini.(Supri)

Latest news

TNI Angkatan Darat Siap Hadapi Gerakan Radikalisme yang Rusak Persatuan

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memiliki kepedulian sekaligus kepekaan yang cukup tinggi terhadap masalah gerakan radikalisme di Indonesia yang...
Baca Juga :  Kapolda Metro Lepas Jendral Penjaga Etalase Negeri jadi Panglima Kostrad

Jendral Andika dan Kapolri Listyo Sigit Berkomitmen Kuatkan Sinergitas dan Soliditas

JAKARTA -- Tak mau lama-lama untuk mengetahui setiap program dan kerjasama TNI dengan Polri yang mesti dievaluasi dan ditingkatkan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengunjungi...

Panglima TNI Sambamgi Markas Besar Angkatan Laut Minta Penjelasan Laksamana Yudo

JAKARTA-- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menunjukan bahwa seluruh jajaran TNI, khususnya hubungan dengan Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono, baik-baik saja...

Tingkatkan Keamanan Negara, TNI Harus Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

JAKARTA --  Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kementerian Pertahanan didorong untuk membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber demi meningkatkan...

Dudung Jabat Kepala Staf Angkatan Darat, Naik Pangkat Jendral Bintang Empat

JAKARTA — Letnan Jendral TNI Dudung Abdurachman resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang menjadi Panglima...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here