Kabarindo24jam.com | Bogor – Upaya memperkuat peran perempuan muda dalam pembangunan nasional mendapat dorongan baru dengan hadirnya PILAR Foundation, organisasi yang berfokus pada pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan. Melalui kegiatan bertema “Empower: Menjadi Perempuan Kritis, Kreatif, dan Kolaboratif”, organisasi ini resmi diperkenalkan ke publik.
Dalam peluncurannya, PILAR Foundation menegaskan komitmennya untuk membuka ruang lebih luas bagi perempuan muda agar tidak lagi sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi turut memimpin dan merumuskan kebijakan. Ketua PILAR Foundation, Shaliha Az-zahra, menekankan pentingnya perubahan orientasi gerakan perempuan saat ini.
“PILAR Foundation melihat sudah saatnya kaum perempuan muda tidak hanya menjadi objek, tetapi harus menjadi subjek utama dalam merumuskan dan melaksanakan program pembangunan SDM di negara ini. Inilah saatnya kita beranjak dari sekadar dukungan menjadi kepemimpinan yang riil,” ujarnya.
Acara Empower ditutup dengan Deklarasi Komitmen Bersama, yang menegaskan misi organisasi untuk mendorong peningkatan kualitas perempuan Indonesia. Deklarasi ini mengajak seluruh peserta — dari aktivis, akademisi, hingga masyarakat umum — untuk turut berkontribusi menciptakan lingkungan yang mendukung pemberdayaan perempuan.
PILAR Foundation mengusung tiga fokus utama gerakannya:
1. Leadership – membangun kapasitas kepemimpinan perempuan muda agar siap berperan di sektor publik maupun domestik.
2. Advocacy – mendorong kebijakan inklusif yang berpihak pada kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan.
3. Renewal – memastikan gerakan perempuan terus beregenerasi dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui tema Empower, organisasi ini menekankan pentingnya perempuan menjadi pemikir kritis, pencipta solusi kreatif, dan agen kolaboratif untuk perubahan sosial. Shaliha kembali menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya.
“Komitmen kami adalah menjadi ‘pilar’ yang kokoh, tempat perempuan muda bisa menyuarakan aspirasi, mengembangkan potensi, dan memimpin perubahan. Kami mengundang semua pihak untuk bergabung dan membangun masa depan yang lebih setara dan berkualitas,” ucapnya.
Sementara itu, Founder PILAR Foundation Yohana menyampaikan pandangannya mengenai peran perempuan ideal yang mampu menyeimbangkan kontribusi di ranah domestik dan publik. Harapan serupa disampaikan Komisioner KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni.
“Mari bersama meningkatkan kapasitas, leadership, kemandirian, pemberdayaan, dan menjadi pembaharu dengan terus menebarkan energi positif dan kebahagiaan untuk perempuan Indonesia,” ujarnya.
Peluncuran PILAR Foundation turut dihadiri berbagai tokoh dan perwakilan institusi, termasuk Koorpresnas Koalisi Indonesia Muda Onky Fachrur Rozie, perwakilan IDE Indonesia, Direktur Koalisi Indonesia Anti Korupsi, Aktivis Cipayung, anggota DPRD Jawa Barat Fetty Anggraeni Dini, serta perwakilan lembaga pemerintahan dan organisasi masyarakat lainnya.
Dengan hadirnya PILAR Foundation, gerakan pemberdayaan perempuan Indonesia memasuki babak baru yang lebih inklusif, progresif, dan bertumpu pada kepemimpinan generasi muda. (Cky*/)

