Selasa, 26 Oktober 2021

Polda Sumut Berhasil Ungkap Pelaku Perampokan Toko Emas

MEDAN — Polda Sumut berhasil mengungkap 5 orang kawanan perampok Toko Emas Aulia Chan dan Masrul F di Pajak Simpang Limun Kota Medan, baru-baru lalu yang sukses dengan hasil jarahan 6,8 kilogram emas.

Dalam konferensi pers, Kapolda Sumut Irjen Panca Putra didampingi Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M., Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., Walikota Medan, Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Drs. Armia Fahmi, M.H, PJU Polda Sumut dan para awak Media.

Kapolda Sumut menyampaikan di depan awak media, para pelaku yg berhasil diciduk berjumlah 5 orang dan salah satunya adalah otak pelaku dari pencurian emas. “Sebelum melaksanakan aksinya, para pelaku sudah merencanakan secara matang,” kata dia.

Irjen Panca Putra menyampaikan, setelah mendapat laporan adanya kejadian perampokan, Polda Sumut langsung membentuk tim untuk mengungkap kejadian ini agar tidak terlalu banyak berita – berita hoax yang beredar dan Polda Sumut bekerjasama dengan Pemko Kota Medan dengan mengecek CCTV milik Pemko Kota Medan.

Berkat kerjasama dari Tim Gabungan Polda Sumut berhasil menemukan identitas dari para pelaku yaitu HT (38) yg merupakan Otak Pelaku Pencurian Emas yg terpaksa di lakukan tindakan tegas dan terukur akibat melawan petugas saat pra rekonstruksi.
Kemudian PS (32) , FA ( 22), P (24) dan DR (64).

“Dari ke 5 tersangka Polisi Berhasil mengamankan barang bukti yg di sembunyikan di belakang rumah orang tua dari Sdr. H dan tidak berkurang sedikit pun dikarenakan emas belum sempat dijual dengan jumlah barang bukti sebanyak 6,8 Kg dan semuanya masih dalam utuh,” ujar Kapolda.

Baca Juga :  Ledakan Covid-19 di 3 Provinsi, Pemerintah Geber PPKM Mikro

Adapun Barang bukti yg di sita dari para pelaku yaitu pucuk senpi laras panjang, 1 buah magazine, 1 pucuk senpi laras pendek jenis pistol, 1 pucuk senpi laras pendek Revolver, 117 butir peluru ukuran 9 MM, 69 butir peluru ukuran 7,62 MM, 11 butir Rev ukuran 3,8 MM, 1 unit Sepeda Motor merk Honda Beat putih les biru, 2 buah tas merk Polo dan Dunlop Sport, 1 potong celana panjang berwarna cream, 1 buah tutup knalpot Honda Scoopy, 7 buah hansaplast, 1 potong jelana panjang jeans berwarna biru dan sejumlah uang.

Atas perbuatannya, para pelaku di jerat dengan Pasal 365 Ayat (2) KE 4e, 2e KUHP, Dengan ancaman hukuman Dua Belas (12) tahun penjara.

Kapolda Sumut juga menambahkan bahwa Polda Sumut sepakat dengan Walikota agar para pelaku usaha harus memasang CCTV di tempat – tempat usahanya, hal ini guna meminimalisir aksi kejahatan serta membantu Kepolisian mengungkap para pelaku kejahatan.

Dalam akhir konferensi pers ini Kapolda Sumut menekankan bahwa Ia dan Pangdam I/BB akan melakukan tindakan keras kepada pelaku kejahatan yang coba – coba melakukan aksinya di Sumatera Utara.

“Dan kami perlu menyampaikan agar kepada para korban pelaku usaha lainnya agar kedepan lebih berhati – hati lagi dan lebih safety dalam menjalankan usahanya, ” papar Kapolda. (Iwanda)

- Advertisement -

Latest news

Baca Juga :  Puluhan Santri Kota Bogor Positif Covid, Wali Kota Bima Arya Antisipasi Penyebaran

Pol PP Kabupaten Bogor Tegas, Belasan Tempat Hiburan Malam Rata Dengan Tanah

BOGOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Kamis (21/10/2021), membongkar 19 bangunan yang dijadikan sebagai tempat hiburan malam (THM) seperti...

Badan Intelijen Bergerak, 11 Ribu Warga Binjai dan Deli Serdang Disuntik Vaksin

BINJAI -- Badan Intelijen Negara (BIN) ikut bergerak mengatasi penyebaran Covid-19 di tanah air. Seperti halnya yang terjadi di Kota Binjai dan...

Lembaga Pemasyarakatan Bengkulu Utara Gelar Kegiatan Kumham Berbagi Kumham Peduli

BENGKULU UTARA -- Dalam rangka Hari Dharma Karya Dika (HDKD) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ke 73, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas...

GSPI Curhat ke DPRD Bengkulu Utara terkait Pelanggaran Klinik Pratama GM Waras

BENGKULU UTARA -- GSPI (Gerakan Solidaritas Peduli Indonesia) Bengkulu Utara melakukan curhat atau hearing kepada ke Komisi I DPRD Bengkuku Utara terkait pelanggaran Protokol...

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...
- Advertisement -

Related news

Militer Sudan Tak Tahan Lagi Duduki Kekuasan Politik, Perdana Menteri Ditangkap 

KHARTOUM - Gelombang kudeta militer di wilayah Benua Arab-Afrika kembali terjadi. Kali ini, militer di negara Sudan melangsungkan aksi pengambilalihan kekuasaan politik yang...

Tuduh Pimpinan KPK Langgar Kode Etik, Novel Baswedan Menuai Kecaman Publik

JAKARTA -- Sejumlah kalangan mengecam pernyataan dan segala tuduhan yang disampaikan oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kepada publik soal adanya...

Airlangga Hartarto Luncurkan Roadmap Kemenangan di 2024

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto benar-benar sangat serius mempersiapkan dirinya untuk menjadi Presiden pengganti Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres)...

Bank Jabar Banten Dinilai Setengah Hati Bantu Pelaku UMKM

TAMAN SARI - Para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) / IKM (Industri Kecil Menengah) di wilayah Kecamatan Taman Sari, beberapa waktu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here