Minggu, 17 Oktober 2021

Popularitas Sebagai Calon Presiden Melejit, Ganjar Pranowo Dijauhi oleh Elite PDIP

SEMARANG — Tokoh elite PDI Perjuangan yang juga menjabat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, saat ini menjadi sorotan publik lantaran tak diundang dalam acara rapat konsolidasi internal PDIP yang dipimpin Ketua DPP Puan Maharani di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Panti Marhaen Semarang, Sabtu (23/5/2021).

Ketidakhadiran Ganjar itu tentu saja menjadi topik perbincangan politik terpanas saat ini. Sebab dalam acara tersebut, hadir semua kepala daerah dari PDI Perjuangan se-Jateng, anggota DPR RI serta anggota DPRD tingkat provinsi hingga kabupaten juga diundang dalam rapat tersebut.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Ganjar mengaku tidak diundang oleh panitia acara. Dan dia pun menegaskan tidak mengetahui alasan mengapa ia tidak diundang sebagai kader partai atau gubernur Jateng. “Saya tak diundang dan tidak tahu alasannya,” kata Ganjar lewat pesan singkat kepada awak media, Minggu (23/5/2021).

Padahal, orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Jateng itu menyatakan diri siap hadir jika memang diundang pihak panitia. “Jika diundang, sebagai kader tentu saja wajib hadir,” kata eks Anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut.

Ketidakhadiran Ganjar Pranowo dalam acara itu semakin menguatkan kesan dan isu adanya jarak dan tembok pemisah antara Ganjar dengan DPD PDIP Jateng terkait dengan semakin melejitnya popularitas Ganjar sebagai Calon Presiden.

Baca Juga :  Masuki Wilayah Papua Nugini Secara Ilegal, Gubernur Papua Dipaksa Pulang

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto pun mengakui bahwa pihaknya memang tidak mengundang Ganjar dalam acara tersebut dengan alasan terkait isu Ganjar maju di Pilpres 2024.

“Alasannya, tugas Pak Ganjar itu jadi Gubernur Jateng. Tapi, hari ini Pak Ganjar trennya lebih fokus menuju capres. Padahal kalau bicara soal capres itu wilayah ketum,” ujar politisi yang akrab dengan panggilan Bambang Pacul itu.

Menariknya, di saat bersamaan dengan rapat konsolidasi itu, Ganjar rupanya bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengantarkan sebuah lukisan karya seniman asal Semarang, Djoko Susilo, yang berjudul “Ibu Megawati Bersama Anak-anak Indonesia”.

Dalam lukisan itu, putri sang proklamator, Megawati Soekarno Putri itu terlihat tersenyum dengan mata berbinar di antara puluhan anak-anak beragam etnis dan agama yang menampilkan keriangan dengan rangan melambai seolah menggambarkan anak-anak Indonesia yang ceria dan bahagia.

Penyerahan lukisan itu diketahui dari akun instagram @djokosusilopainting, sang pembuat lukisan. Djoko pun mengunggah video vlog dengan Ganjar saat menyerahkan lukisan tersebut kepada Presiden RI ke 5 Megawati Soekarnoputri, Sabtu 22 Mei. (***/CP)

- Advertisement -

Latest news

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....
Baca Juga :  Selenggarakan Rapimnas Ilegal, Sekjen Seknas Jokowi Dipecat Pengurus Wilayah

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...

Bos Akun Youtube ‘Aktual TV’ Raup Miliaran Rupiah dari Konten Hoaks, Dibekuk Polisi

JAKARTA -- Polda Metro Jaya melalui Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan Direktur BSTV Bondowoso, Arief Zainurrohman  (AZ), sebagai tersangka postingan diduga hoaks dan berbau Suku, Agama dan...

Bukan Jabatan Ketua, Serunya Berebut Sekretaris DPC di Muscab PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bogor menetapkan sejumlah keputusan strategis dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX di Puncak,...

Pemimpin NU Harus Berani Lawan Intoleransi dan Radikalisme di Tanah Air

KEDIRI -- Para ulama atau kiai sepuh ternyata menginginkan agar figur yang nanti menjadi ketua umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) adalah pemimpin yang berani...
- Advertisement -

Related news

Tuntaskan Masalah Pertanahan, Kabupaten Bogor Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

BOGOR -- Guna menyelesaikan permasalahan pertanahan di Bumi Tegar Beriman yang kerap terjadi dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor...

BNNP Bengkulu Gagalkan Penyelundupan 6 Karung Ganja

BENGKULU -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu sukses gagalkan upaya  penyelundupan ganja sebanyak 6 karung yang terdiri dari 5 karung berisi 25...

KPK Kembali Operasi Tangkap Tangan, Kali Ini Bupati di Wilayah Sumatera Selatan

JAKARTA – Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin-Sumatera Selatan, pada Jumat (15/10/2021) malam....

Arus Bawah Ingin Usep Supratman Jabat Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor

BOGOR -- Meski pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor berjalan kondusif dan sukses menelurkan sejumlah keputusan penting,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here