Kamis, 2 Desember 2021

Wisatawan Bebas ke Bali, Panglima TNI dan Kapolri Atensi Khusus Tempat Karantina

BADUNG – Seiring dengan turunnya level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Wilayah Provinsi Bali dan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah, maka sejak pertengahan Oktober lalu daerah tujuan pariwisata andalan Indonesia ini telah dibuka untuk kunjungan wisatawan, baik lokal maupun manca negara. 

Namun untuk tamu wisatawan dari luar negeri, Pemerintah Pusat dan Pemprov Bali memberlakukan karantina di tempat khusus selama hari untuk memastikan mereka yang datang dari luar negeri dalam kondisi sehat dan aman dari Covid 19 sehingga boleh melakukan aktivitas di Bali.

Untuk memastikan kesiapan pihak terkait serta pengelola hotel dalam penanganan karantina dan manajemen lokasi wisata dalam penerapan protokol kesehatan , Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran melakukan peninjauan.

Dalam kegiatan peninjauan ini, Panglima TNI Hadi Tjahjanto meminta pengelola hotel agar memastikan wisatawan mancanegara yang menjalani karantina selama lima hari dapat tinggal dengan nyaman dan tidak merasa seperti terkurung dalam kamar.

Oleh karena itu, saat mengecek kesiapan tempat karantina di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, dia meminta pengelola membuat area khusus yang diperuntukkan untuk tamu karantina serta memberi hiburan yang dapat dinikmati para tamu dalam balkon kamar.

“Zona (khusus) itu tidak boleh (tamu umum) boleh masuk, tetapi yang dikarantina (tamu asing) boleh,” usul dia, kepada pengelola hotel usai meninjau fasilitas karantina di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, Kabupaten Badung di Bali, Sabtu (23/10/2021).

Atensi Panglima TNI dan Kapolri ini terkait adanya kebijakan terhadap warga negara asing dari 19 negara yang diperbolehkan berwisata ke Bali sejak 14 Oktober 2021 seiring dengan turunnya level pembatasan di provinsi tersebut dan sebagian besar daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga :  Kemenkeu Ajak BPKP Awasi Dana Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Setibanya di Grand Hyatt Nusa Dua, Tjahjanto dan Listyo Sigit langsung diarahkan oleh pengelola hotel meninjau langsung alur penerimaan tamu mulai dari masuk kamar sampai akhirnya keluar setelah menjalani karantina selama 5 hari.

Pihak hotel, yang juga memperlihatkan simulasi penerimaan tamu, menerangkan semua kebutuhan tamu asing yang menjalani karantina telah disiapkan, termasuk tes PCR pada hari keempat. 

Tamu asing juga dapat mengikuti kelas yoga untuk pemula, serta menjalankan berbagai aktivitas kesenian dan hiburan dari dalam kamar agar mereka tidak jenuh selama tinggal di tempat karantina.

Hotel Grand Hyatt Nusa Dua menyediakan 200 kamar untuk tempat karantina dari kapasitas total sekitar 600 kamar. “Tamu harus scan QR Code di aplikasi PeduliLindungi 3 kali dalam sehari untuk memastikan mereka tetap di dalam kamar. Kami juga memberi informasi Do’s and Don’ts selama karantina,” kata manajemen hotel.

Dalam kegiatan itu, Panglima TNI dan Kapolri didampingi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Selain mengecek kesiapan tempat karantina, mereka berdua turut memeriksa alur kedatangan para wisatawan di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Kemudian, Tjahjanto memberi arahan kepada para prajurit dan pasukan lain yang bertugas menjaga kedatangan wisatawan asing pada Apel Gelar Pasukan di Pangkalan Udara TNI AU I Gusti Ngurah Rai.

“TNI, Polri, Imigrasi, KKP, BNPB, Bea Cukai, Satpol PP memiliki peran yang sama menyadarkan masyarakat tentang peran protokol kesehatan dan protokol ini harus jadi kebiasaan baru serta hal yang utama dalam keseharian,” tegas Hadi. (***/Cok)

Latest news

Baca Juga :  Sebagai Eks Panglima TNI, Moeldoko Akan Terus Jaga Demokrasi dan Pancasila

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Bentrok Anggota Kopassus dengan Personil Brimob Bikin Geram Panglima TNI

JAKARTA -- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jendral Andika Perkasa seketika merasa gusar dan kecewa mendengar kabar Satgas Nanggala Kopassus TNI AD terlibat bentrokan dengan...

Percepatan Muktamar NU Terus Disuarakan, PBNU Harus Patuhi Rais Am

SURABAYA -- Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi mendukung percepatan penyelenggaraan Muktamar NU ke-34 di Lampung pada 17 Desember 2021 yang sesuai...

KPK Minta Pengusaha dan Pejabat Jangan Lagi Lakukan Praktik Suap Menyuap

JAKARTA -- Kalangan atau para pengusaha di seluruh tanah air, khususnya yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah, diminta agar jangan lagi memberi suap kepada penyelenggara negara. Praktik...

Presiden Jokowi Tegur Para Kepala Daerah agar Realisasikan Serapan ABPD

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak kuasa menahan emosinya mendapati situasi banyaknya Pemerintah Daerah yang masih mengendapkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)...
- Advertisement -

Related news

Tidak Hormati MPR, Presiden Didesak Copot Sri Mulyani

JAKARTA -- Sikap tidak menghormati dan cenderung menyepelekan keberadaan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), membuat para pimpinan MPR geram dan kemudian mendesak Presiden...

Panitia Reuni 212 Belum Minta Ijin ke Polres Bogor dan Satgas Covid

BOGOR -- Kepolisian Resort (Polres) Bogor menegaskan bahwa pihaknya belum mengeluarkan izin untuk kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Masjid Az-Zikra Sentul, Citeureup,...

DPR Setujui Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru

JAKARTA -- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menyetujui Juda Agung dan Aida Budiman menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal tersebut diambil...

Percepat Gerak Birokrasi, PNS Boleh Berpindah-pindah Instansi

JAKARTA -- Menpan RB alias Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyatakan kementerian yang dipimpinnya saat ini terus berupaya merombak sistem kerja...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here