Kabarindo24jam.com | Cibinong – Karang Taruna Kabupaten Bogor menyelesaikan ekspose program kerja di 40 kecamatan selama dua pekan pada Juli 2025. Kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat peran pemuda dalam menjawab tantangan sosial di tingkat lokal, sekaligus menyambut era Indonesia Emas 2045.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, menekankan bahwa ekspose ini menjadi arahan strategis bagi pengurus Karang Taruna di tingkat kecamatan. Ia meminta seluruh pengurus fokus pada tiga program prioritas yang akan dilaksanakan ke depan. “Ini dilaksanakan agar stimulus bantuan operasional kegiatan bisa benar-benar dirasakan dan berdampak pada masyarakat pemuda,” ujar Heri pada media, Kamis (7/8/2025).
Tiga Program Prioritas
Program pertama yang menjadi fokus utama adalah Pelatihan Kepemimpinan Dasar Karang Taruna (PKD-KT) di tingkat kecamatan. Heri menjelaskan, pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi para pengurus hingga ke tingkat desa.
“Di PKD-KT ini akan fokus pada bagaimana menghadapi bonus demografi dan menyambut Indonesia Emas. Paling utama adalah peningkatan SDM agar para pengurus bisa berperan aktif membantu masyarakat,” jelasnya.
Menurut Heri, pelatihan tersebut akan melibatkan 50 peserta dari tiap kecamatan yang merupakan perwakilan Karang Taruna Desa. Jika dikalikan 40 kecamatan, maka akan ada sekitar 2.000 pemuda yang dibekali jiwa kepemimpinan dan keterampilan sosial. “Bayangkan jika setiap kecamatan 50 orang dikali 40 kecamatan, maka akan ada 2.000 pemuda yang memiliki kesadaran organisasi, memiliki jiwa kepemimpinan dan keterampilan,” imbuhnya.
Program kedua adalah pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi daerah. Menurut Heri, sebagian besar kecamatan memiliki potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan oleh para pengurus Karang Taruna.
“Kita bukan buat kegiatan baru, tapi memaksimalkan yang ada agar ekonomi atau bisnis yang dilakukan para pengurus bisa lebih maksimal dan lebih meluas lagi dampaknya,” katanya.
Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan berkontribusi pada penurunan angka pengangguran di wilayah masing-masing. “Sehingga, Karang Taruna bisa membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran dengan kegiatan ini,” tambah Heri.
Sementara program ketiga adalah program prioritas lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kecamatan. Heri menyebut bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan berbeda, sehingga perlu diberi keleluasaan dalam menentukan kegiatan yang paling relevan.
“Di program terakhir ini kita bebaskan, yang pasti kegiatannya harus memiliki dampak positif pada masyarakat di wilayah mereka,” pungkasnya.
Dengan fokus pada penguatan kapasitas pemuda dan ekonomi lokal, Karang Taruna Kabupaten Bogor berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang siap menyambut tantangan masa depan.(Man*/)





