Tanah Longsor di Kenya Mengakibatkan 21 Tewas dan 30 Orang Hilang

0
4

Kabarindo24jam.com | Marakwet – Setidaknya 21 orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang dalam tanah longsor pada hari Sabtu yang disebabkan oleh hujan lebat di Kenya barat, kata menteri dalam negeri.

Tanah longsor terjadi semalam di Marakwet Timur di bagian barat negara Kenya, yang saat ini sedang dalam musim hujan.”Kami telah mengonfirmasi hilangnya 21 orang akibat tragedi ini, sementara lebih dari 30 orang masih belum ditemukan sebagaimana dilaporkan oleh keluarga mereka,” tulis Kipchumba Murkomen di X. Saat ini operasi pencarian dan penyelamatan dihentikan untuk malam itu,tambahnya

Palang Merah Kenya membagikan gambar udara dari wilayah tersebut yang memperlihatkan tanah longsor besar dan banjir bandang yang melanda wilayah yang sangat jauh.

Pemandangan udara menunjukkan luasnya kerusakan di Chesongoch setelah hujan deras semalaman memicu tanah longsor dan banjir bandang.

Tim Palang Merah Kenya, bekerja sama dengan Pemerintah Nasional dan Kabupaten, sedang mengoordinasikan upaya penyelamatan dan bantuan, termasuk evakuasi melalui udara, pihaknya sedang mengordinasikan upaya penyelamatan dengan pemerintah.

“Akses ke beberapa wilayah yang terdampak masih sangat sulit karena banjir dan rute yang terblokir,” Ungkapnya. (Ls*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini