Sabtu, 29 November 2025

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Bupati Bogor Dorong Percepatan Proyek Infrastruktur Prioritas

Kabarindo24jam.com | Cibinong
Untuk memastikan seluruh program berjalan terarah dan berdampak luas bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan melakukan percepatan proyek infrastruktur prioritas tahun 2026, termasuk penataan sejumlah simpang utama. Hal itu dibahas dalam rapat bersama perangkat daerah terkait di Ruang Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati, Cibinong, pada Jumat (28/11/25).
Adapun percepatan penataan empat simpang strategis fokus dilakukan di Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Simpang Cikereteug, dan Simpang Gadog, yang selama ini menjadi titik krusial kepadatan lalu lintas serta akses konektivitas antarkawasan.

Dalam siaran persnya yang dikutip pada Sabtu (29/11/2025), Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor demi mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan aktivitas warga dan penguatan ekonomi daerah.

“Hari ini kita membahas beberapa hal strategis terkait pembangunan Kabupaten Bogor, khususnya penataan pasar, infrastruktur jalan, dan kawasan wisata. Semua langkah ini harus segera ditindaklanjuti agar pembangunan dapat terlaksana sesuai target, dan Kabupaten Bogor semakin maju, tertata, dan sejahtera,” ujar Bupati Rudy.

Dia juga menekankan bahwa tahun 2026 menjadi momentum percepatan pada sejumlah kawasan prioritas, mulai dari jalur selatan Puncak (Gadog–Cianjur), jalur alternatif Megamendung–Cijeruk, hingga pengembangan destinasi wisata di Pancawati dan sekitarnya.

Salah satu agenda prioritas lainnya adalah penyelesaian infrastruktur di Bojonggede, termasuk jembatan dan jalur lambat yang menjadi simpul penting konektivitas wilayah tengah dan selatan Kabupaten Bogor. Penataan Simpang Tiga Pasir Muncang disebut sebagai contoh kebutuhan kolaborasi yang solid agar akses strategis dapat segera digunakan dan meminimalkan kemacetan.

Selain membahas infrastruktur jalan, pemerintah juga mendorong pembangunan hutan kota di 40 kecamatan bekerja sama dengan TNI, koramil, dan pemerintah desa. Program ini bertujuan memperluas ruang terbuka hijau sekaligus memperkuat edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Bupati Rudy menambahkan bahwa seluruh pembangunan jalan desa, pengelolaan lahan, dan program konektivitas wilayah harus mengacu pada zonasi yang jelas agar pembangunan lebih terarah, sinergis, dan memberikan manfaat optimal.

“Saya berharap rapat ini memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kita ingin memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” imbuh Rudy. (Dul/*)

redaksi
redaksihttps://kabarindo24jam.com
Redaksi media Kabarindo24jam.com

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini