Kabarindo24jam.com | Jakarta – Insiden kebakaran di Gedung Terra Drone, kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12), berujung tragedi dengan temuan sedikitnya 22 korban meninggal. Proses evakuasi hingga Selasa malam masih berlangsung di tengah upaya pemadaman dan penyisiran area bangunan.
Peristiwa ini terjadi pada waktu istirahat siang ketika sebagian pegawai berada di luar gedung dan lainnya beristirahat di lantai atas. Api diduga berasal dari lantai dasar yang menjadi salah satu tempat penyimpanan barang.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan, seluruh korban ditemukan tanpa tanda luka bakar.
“Secara umum tadi korban yang kami lihat adalah tidak dalam kondisi luka bakar, kemungkinan lemas,” ujar Susatyo kepada wartawan.
Ia menjelaskan, dugaan awal kebakaran berasal dari baterai di lantai satu. Meski sempat dicoba dipadamkan, api kemudian meluas dan menimbulkan asap pekat hingga ke lantai enam.
“Sempat dipadamkan karyawan, tapi baterai ini kembali menyala dan menyebar karena lantai satu merupakan salah satu lokasi gudang,” tutur Susatyo.
Seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sementara petugas pemadam kebakaran masih menyisir setiap lantai untuk memastikan tidak ada korban lain di dalam bangunan.
Petugas menyatakan akses ke sejumlah titik sulit ditembus karena asap tebal, sehingga proses pencarian dilakukan secara bertahap dari lantai ke lantai. (Man*/)





