Menembus Arus Banjir Empat Meter, Aksi Heroik Sertu Giman Selamatkan Satu Keluarga di Aceh

0
12
Sersan Satu (Sertu) Giman Saputra, anggota Kodim 0117/Aceh Tamiang, menunjukkan lokasi tempat evakuasi yang ia lakukan (Foto: Dok. Kodim 0117/Aceh Tamiang)

Kabarindo24jam.com | Aceh – Aksi penyelamatan di tengah bencana banjir bandang terjadi di Desa Bundar, Kecamatan Karangbaru, Kabupaten Aceh Tamiang. Seorang prajurit TNI, Sersan Satu (Sertu) Giman Saputra, menunjukkan keberanian luar biasa dalam aksi heroik mengevakuasi satu keluarga yang terjebak arus deras air setinggi lebih dari empat meter.

Peristiwa itu berlangsung pada 26–27 November lalu, saat banjir bandang datang mendadak dan merendam permukiman warga. Salah satu rumah yang terancam hanyut adalah milik Roji. Ia bersama istri serta tiga anaknya terkurung di dalam rumah tanpa akses keluar, sementara arus air terus meninggi dan semakin kuat.

Dalam kondisi darurat tersebut, Sertu Giman yang merupakan anggota Kodim 0117/Aceh Tamiang langsung bertindak tanpa menunggu bantuan tambahan. Berbekal ban bekas dan seutas tali, ia menerobos arus banjir untuk mencapai rumah korban yang hampir seluruh bagiannya terendam.

“Airnya deras dan arusnya kuat, tapi Pak Giman tetap masuk. Beliau bolak-balik menyelamatkan kami satu per satu. Kalau bukan karena beliau, kami tidak tahu nasib kami bagaimana,” ujar Roji saat ditemui di rumahnya.

Proses evakuasi dilakukan melalui jendela rumah yang sudah sejajar dengan permukaan air. Dengan risiko terseret arus, Sertu Giman memastikan setiap anggota keluarga keluar dengan selamat sebelum kembali menghadapi banjir untuk menolong korban berikutnya.

“Pak Giman menyelamatkan kami pakai ban. Tim SAR sudah kami hubungi tapi tidak datang. Di saat genting itu, hanya beliau yang ada,” kata Roji.

Aksi tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga yang diselamatkan. Bagi Roji, keberanian Sertu Giman menjadi secercah harapan di tengah situasi yang nyaris tanpa jalan keluar.

“Alhamdulillah, itulah malaikat yang Tuhan kirimkan. Keberanian beliau luar biasa. Kami tidak sanggup membalas kebaikan Pak Giman,” ucap Roji dengan mata berkaca-kaca.

Sertu Giman dikenal sebagai prajurit yang dekat dengan warga sekitar. Tindakannya saat banjir bandang ini mencerminkan nilai dasar TNI sebagai tentara rakyat yang hadir di tengah masyarakat dan bertindak cepat demi keselamatan warga.

Di tengah keterbatasan sarana dan derasnya bencana, keberanian Sertu Giman menjadi bukti bahwa pengabdian seorang prajurit dapat menjadi benteng terakhir perlindungan masyarakat saat kondisi paling genting.(Man*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini