Kabarindo24jam.com | Jakarta – Tahun 2025 menjadi penanda perubahan cara masyarakat memaknai gaya hidup. Bukan lagi soal mengikuti tren semata, melainkan upaya menemukan keseimbangan antara kebutuhan fisik, kesehatan mental, dan kepedulian sosial. Dari kota besar hingga daerah, perubahan ini terasa dalam kebiasaan sehari-hari yang kian sederhana namun bermakna.
Salah satu tren menonjol adalah meningkatnya gaya hidup sadar atau mindful living. Banyak orang mulai membatasi konsumsi berlebihan, baik dalam belanja, makanan, maupun penggunaan gawai. Aktivitas seperti digital detox, olahraga ringan, hingga hobi berbasis alam menjadi pilihan untuk merawat kesehatan mental di tengah ritme hidup yang cepat.
Di sisi lain, perhatian terhadap kesehatan holistik semakin kuat. Masyarakat tidak hanya fokus pada kebugaran tubuh, tetapi juga kualitas tidur, asupan makanan alami, dan keseimbangan emosi. Tren slow fitness, seperti yoga, pilates, dan jalan kaki terstruktur, berkembang seiring kesadaran bahwa hidup sehat tidak selalu identik dengan aktivitas berat.
Tren keberlanjutan juga menguat sebagai bagian dari gaya hidup 2025. Penggunaan produk ramah lingkungan, fesyen berkonsep thrifting dan local brand, hingga kebiasaan mengurangi sampah rumah tangga menjadi pilihan yang dipengaruhi rasa tanggung jawab sosial. Bagi banyak orang, gaya hidup kini menjadi sarana berkontribusi pada lingkungan sekitar.
Kaleidoskop lifestyle 2025 menunjukkan satu benang merah: manusia berusaha kembali mengenali kebutuhan dasarnya. Di tengah perubahan zaman, gaya hidup tidak lagi didefinisikan oleh apa yang dimiliki, melainkan oleh bagaimana seseorang menjaga diri, relasi, dan lingkungan agar tetap seimbang dan berkelanjutan. Apakah anda sepakat? (Man*/)





