Kabarindo24jam.com | Jakarta, Senin (12/1/2026) — Kondisi banjir dan genangan air di sejumlah wilayah Jakarta semakin meluas hingga siang hari ini pada pukul 12.30, seiring hujan yang belum berhenti sejak dini hari, dan masih turun dengan intensitas ringan hingga sedang, namun berpotensi meningkat kembali menjadi lebat pada saat siang hingga sore hari.
Wilayah yang mulai terdampak genangan air paling signifikan ada tercatat berada dibeberapa wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan sebagian Jakarta Pusat, terutama di kawasan dataran rendah, pesisir, serta permukiman yang berdekatan dengan saluran air dan sungai.

Genangan Meluas, Air masih Bertahan di Permukiman, dalam pantauan di lapangan menunjukkan adanya genangan tidak hanya terjadi di ruas jalan, tetapi juga mulai memasuki area permukiman warga.
Dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa di beberapa titik.
Genangan air yang bertahan sejak pagi dipicu oleh akumulasi hujan berjam-jam, serta keterbatasan daya tampung drainase, dan adanya aliran air dari wilayah hulu, kondisi ini menyebabkan aktivitas warga mulai terganggu, seperti mobilitas kerja dan distribusi barang.
Hujan Masih Berpotensi Lebat,
Berdasarkan pola cuaca hari ini, hujan diperkirakan masih akan tetap berlangsung hingga sore dan malam hari, Intensitasnya pada siang menjelang sore berpotensi meningkat sedang hingga lebat, terutama di wilayah Jakarta Utara, Barat, dan Selatan.
Memasuki malam hari, hujan diprediksi mulai melemah secara bertahap, namun tidak langsung berhenti sepenuhnya. Hujan ringan masih berpeluang turun secara lokal hingga larut malam, cuaca relatif akan membaik diperkirakan terjadi menjelang dini hari atau keesokan harinya, sesuai dinamika awan hujan di wilayah Jabodetabek.

Fenomena hewan Air yang kerap mulai akan muncul ke Permukaan
Seiring meluasnya genangan dan naiknya muka air, warga melaporkan munculnya hewan air ke permukaan dan masuk ke permukiman, seperti yang baru saja terjadi di wilayah Sunter Podomoro seekor ular Sanca sepanjang 2 meter, berhasil diamankan pihak Pemadam kebakaran Jakarta Utara.
Hewan air tawar lainnya umum muncul terjadi saat saluran air,aliran sungai, dan kolam meluap hingga menyatu dengan area pemukiman.
Kondisi tersebut menandakan air telah melampaui batas normal saluran, sekaligus menjadi indikator bahwa banjir bersifat merata dan tidak hanya terjadi di satu titik. (*)





