DPRD Kota Bogor Sidak, Sekretariat Pansel Direksi Tirta Pakuan Kosong Melompong

0
11

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor melakukan kunjungan inspeksi mendadak (sidak) ke sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pakuan di Balai Kota Bogor, Selasa (13/1/2026).

Sidak tersebut dilakukan oleh para wakil rakyat Kota Bogor tersebut untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta terhindar dari persoalan administratif yang berpotensi menimbulkan gugatan hukum di kemudian hari.

Adapun kunjungan sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Rifky Alaydrus bersama Wakil Ketua Komisi II Atty Somaddikarya, Sekretaris Komisi II Benninu Argubie, serta anggota Komisi II Heri Cahyono, Endah Purwani, Anita Primasari Mongan, dan Hasby Alatas.

Namun setibanya di sekretariat Pansel Direksi Perumda Tirta Pakuan, terlihat wajah kecewa dan juga muncul rasa jengkel dari pimpinan dan anggota Komisi II saat mendapati ruangan dalam kondisi kosong tanpa seorang staf atau petugas di ruangan sekretariat Pansel.

Walhasil, kondisi tersebut membuat anggota Komisi II DPRD geram dan menjadikannya sebagai catatan serius dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses seleksi pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai strategis bagi daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifki Alaydrus, menegaskan bahwa proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan harus dilaksanakan secara profesional, disiplin, dan sesuai aturan yang berlaku. Namun hal itu tercederai dengan ketiadaan satu pun petugas atau staf yang bertugas di sekretariat Pansel.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan berjalan sesuai aturan. Kondisi sekretariat pansel yang kosong ini tentu saja tidak dapat ditoleransi, karena ini menyangkut kepentingan strategis daerah,” tegas Rifki.

Senada, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengingatkan agar panitia seleksi tidak melakukan kesalahan teknis maupun administratif yang dapat berujung pada gugatan hukum dan menghambat proses seleksi. “Kami belajar dari pengalaman seleksi Dewan Pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya. Jangan sampai kesalahan administratif menghambat proses yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor, Benninu Argubie, menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh dari panitia seleksi dalam setiap tahapan proses. “Pansel harus selalu siap. Proses seleksi ini menentukan kualitas manajemen Perumda Tirta Pakuan ke depan,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menilai bahwa keberhasilan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan sangat menentukan kinerja perusahaan daerah, baik dari sisi pelayanan publik maupun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Direksi yang terpilih harus mampu meningkatkan kontribusi Perumda Tirta Pakuan terhadap PAD,” ucapnya.

Usai melakukan sidak, Komisi II DPRD Kota Bogor melanjutkan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin. Dalam pertemuan tersebut, Komisi II menyampaikan hasil temuan di lapangan sekaligus mendorong agar proses seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan dapat berjalan optimal, tertib administrasi, serta terbebas dari potensi persoalan hukum di kemudian hari. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini