Asap Misterius Selimuti Tambang Nanggung, Polisi dan BPBD Telusuri Kabar Ratusan Orang Terjebak

0
21

Kabarindo24jam.com | Nanggung – Kepulan asap tebal dilaporkan menyelimuti kawasan pertambangan emas di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1/2026). Lokasi kejadian berada di area yang mencakup wilayah izin usaha PT Antam dan tambang emas ilegal. Informasi yang beredar luas di media sosial menyebutkan adanya dugaan gas beracun yang menyebabkan ratusan orang terjebak, bahkan lima orang dikabarkan meninggal dunia.

Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, membenarkan pihak kepolisian telah berada di lokasi bersama pihak Antam untuk melakukan penyelidikan. Namun hingga saat ini, aparat belum dapat masuk ke titik utama kejadian. “Kami masih di area Antam, tapi belum bisa masuk karena masih ada asap,” kata Ucup kepada wartawan.

Ia menegaskan, penyebab pasti kepulan asap tersebut masih belum dapat dipastikan. Menurutnya, belum ada kesimpulan apakah insiden itu disebabkan oleh gas beracun, ledakan, atau faktor lain. “Belum tentu gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan karyawan Antam,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Bogor juga telah mengerahkan tim ke lokasi. Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD, Jalaluddin, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data awal. “Kami belum tahu apakah ini ledakan atau bukan, atau hanya pembakaran. Tim sementara diminta menunggu karena belum bisa masuk ke dalam area,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menyatakan belum menerima laporan resmi adanya korban meninggal dunia. “Sampai saat ini, tidak ada laporan korban meninggal yang masuk ke puskesmas maupun RSUD. Data masih kami telusuri,” katanya.

Info yang semula beredar secara liar dan menjadi viral dari pengurus lingkungan di sekitar lokasi tambang Pongkor, dikabarkan 700 orang jadi korban, tapi belakangan informasinya sekitar 60 orang lebih yg jadi korban. Hanya saja belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Pihak berwenang memastikan akan menyampaikan informasi terbaru setelah kondisi di lapangan memungkinkan dilakukan penelusuran langsung. (Man*/)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini