Lima Perwira Angkatan Udara Dikukuhkan Jadi Penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak

0
78

Kabarindo24jam.com | Jakarta – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkokoh kekuatan operasi udara nirawak dengan mengukuhkan lima perwira TNI AU sebagai penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). Sebelum dikukuhkan, para perwira terlebih dahulu menempuh pendidikan selama sembilan bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 104 dan Skadik 103 Wing Pendidikan (Wingdik) 100/Terbang.

Tahapan pendidikan mencakup pembelajaran bina kelas, simulator, dan latihan terbang. Dengan demikian, para perwira tersebut diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh, serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna mewujudkan TNI AU yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis).

Pengukuhan tersebut dilaksanakan melalui upacara Wingday Sekolah Penerbang (Sekbang) PTTA angkatan ke-8 yang dipimpin oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono di Markas Kodiklatau, Jakarta, Selasa (20/1).

“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini, bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan menjadi gerbang awal untuk memasuki medan pengabdian yang sesungguhnya,” ungkap Marsdya Age Wiraksono dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan Kodiklatau, Kamis (22/1/2026).

Selaku Komandan Kodiklatau, Marsdya Age berpesan kepada para lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan serta memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, TNI, dan Angkatan Udara. “Selalu pegang teguh prinsip airmanship dalam penugasan. Jadilah perwira penerbang profesional dan senantiasa siap memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.

Dalam kegiatan pengukuhan tersebut, Komandan Kodiklatau juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik pendidikan Sekbang PTTA A-8 yang berhasil diraih oleh Letnan Dua (Letda) Pnb (N) Abdurrofi. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini