Te Araroa, New Zealand-Banjir dan Longsor Menyebabkan Kerusakan Luas, Warga Terjebak di Atap Rumah

0
80

Kabarindo24jam.com |Te Araroa, Distrik Gisborne, Selandia Baru — Komunitas di wilayah pesisir Timur Utara Pulau Utama Selandia Baru dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hujan deras, banjir, dan longsor yang terjadi pada 21–22 Januari 2026.

Peristiwa ini membuat beberapa pemukiman terisolasi, infrastruktur rusak berat, serta evakuasi darurat dilakukan oleh tim penyelamat.

 

Hujan ekstrem dan banjir melanda wilayah East Cape, termasuk Te Araroa, Onepoto, dan Wharekahika, membuat beberapa sungai meluap dan tanah menjadi tidak stabil.

Beberapa rumah dan bangunan terendam banjir, dikelilingi puing, lumpur, dan kayu hanyut. Infrastruktur seperti jalan raya utama (State Highway 35) runtuh akibat longsor besar, memutus akses darat ke komunitas.

Cuaca buruk membuat wilayah itu sempat dinyatakan seperti “zona perang”, menurut pernyataan pejabat darurat.

Helikopter penyelamat dari layanan darurat dikerahkan untuk mengevakuasi warga dari rumah yang dikelilingi air dan lumpur.

Satu keluarga, termasuk orang dewasa dan anak-anak, terpaksa mengungsi ke atap rumah mereka semalaman sebelum berhasil dievakuasi pada pagi hari oleh tim darurat.

Evakuasi juga dilakukan di beberapa titik karena risiko longsor lanjutan di daerah perbukitan yang jenuh air.
Gisborne District Council
Dampak Kerusakan dan Korban
Data kerusakan yang terverifikasi hingga kini:Jumlah / Kondisi
Rumah terendam atau rusak oleh banjir/longsor,4 rumah rusak berat (belum seluruh penilaian selesai)
Bangunan komersial terdampak
Motel di Hicks Bay rusak, beberapa kamar diberi label tidak layak huni, dan Puluhan rumah tetap terisolasi karena akses jalan utama rusak karena terhalang reruntuhan.

State Highway 35 tertutup dan diperkirakan memerlukan berminggu-minggu untuk dibuka kembali, Ratusan rumah di wilayah timur selatan tanpa daya listrik sementara.

Distribusi dan pemeriksaan masih berlangsung, puluhan orang dirawat, dan puluhan lainnya dipindahkan ke tempat aman. Hingga saat ini, belum ada angka resmi yang dirilis oleh pihak berwenang mengenai jumlah kematian atau luka serius di Te Araroa yang dikonfirmasi secara publik oleh lembaga resmi.

Beberapa
laporan media luar menyebut adanya fatalities terkait badai di wilayah yang lebih luas di North Island, tetapi data korbannya masih belum terverifikasi secara resmi per komunitas lokal setempat. (Ls/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini