Panglima Marinir Siagakan Pasukan Anti Teror dan Pengamanan Objek Vital Nasional

0
15

Kabarindo24jam.com | Jakarta – Panglima Korps Marinir Letjen (Mar) Endi Supardi menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional strategis merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional dan wibawa negara, mengingat potensi dampak luas yang dapat ditimbulkan apabila terjadi gangguan terhadap Obvitnas strategis.

Jenderal bintang tiga ini pun menyebutkan bahwa dinamika lingkungan strategis global dan regional telah menghadirkan spektrum ancaman yang semakin kompleks. “Sehingga menuntut kesiapsiagaan, kemampuan adaptif, dan kesamaan pola tindak prajurit Korps Marinir dalam setiap pelaksanaan tugas operasi,” kata Letjen Endi dalam keterangannya yang dikutip, Senin (26/1/2026).

Karenanya, Letjen Endi meminta Korps Marinir TNI Angkatan Laut bergerak cepat merespons dinamika keamanan dunia dan geopolitik global yang kian tak menentu, khususnya kepada pasukan elite Marinir, yakni Detasemen Jalamangkara (Denjaka), agar mempertajam naluri tempur dalam latihan antiteror dan pengamanan objek vital nasional strategis 2026.

Untuk itu, Panglima Marinir memimpin langsung briefing pembukaan Latihan yang digelar di ksatrian Marinir Cilandak, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Endi mengingatkan, spektrum ancaman kini makin kompleks akibat situasi global dan regional yang terus berubah.

“Jadikan latihan ini sebagai kawah candradimuka untuk mengasah militansi dan naluri tempur prajurit, laksanakan setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengutamakan prosedur keamanan personel dan material,” tegas Panglima Endi.

Endi menyoroti krusialnya pengamanan objek vital nasional strategis. Menurutnya, gangguan sekecil apa pun terhadap objek vital nasional strategis dapat memicu dampak luas. Oleh karena itu, ia menuntut prajurit menjaga stabilitas nasional dan wibawa negara lewat skenario pengamanan yang adaptif.

Usai memberi arahan, Letjen Endi bersama para pejabat utama Korps Marinir meninjau posko latihan. Ia terlihat mengecek secara rinci kesiapan unsur komando, sistem komunikasi, hingga sarana pendukung latihan lainnya.

Sebagai informasi, Korps Marinir Republik Indonesia (disingkat Kormar RI, juga dikenal sebagai Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut disingkat Kormar TNI AL) adalah sebuah unit pasukan Tentara Nasional Indonesia berkualifikasi komando.

Marinir bertugas menyelenggarakan operasi amfibi, pertahanan pantai, pengamanan pulau terluar strategis, pembinaan potensi maritim, serta pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi satuan Marinir untuk menjadi kekuatan pertahanan keamanan dalam rangka OMP dan OMSP.

Korps Marinir memiliki kedudukan sebagai Komando Utama Operasi Tentara Nasional Indonesia dan Komando Utama Pembinaan TNI Angkatan Laut dan dipimpin oleh seorang Panglima berpangkat jenderal bintang tiga yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Panglima TNI. (Cok/*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini