Hasil Forensik Kematian Influencer Lula Lahfah Terungkap, Masyarakat di Himbau Tak Gunakan Gas Medis Sembarangan

0
16

Kabarindo24jam.com | Jakarta –Penyelidikan penyebab kematian influencer Lula Lahfah masih menyisakan sejumlah catatan penting meski kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana. Salah satu fokus utama aparat adalah hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap sejumlah barang bukti yang diamankan dari apartemen korban di kawasan Jakarta Selatan.

Polisi menyita berbagai barang dari lokasi kejadian, mulai dari sprei, tisu, kapas, obat-obatan, hingga tabung berwarna merah muda atau whip pink. Barang-barang tersebut kemudian dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk memastikan keterkaitannya dengan peristiwa kematian Lula Lahfah.

Penyelidikan kematian Lula Lahfah mengerucut pada hasil uji forensik setelah polisi menemukan bercak darah dan profil DNA pada sejumlah barang bukti, termasuk tabung whip pink yang berada di apartemen korban. Temuan ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah, yang menyebut penyitaan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.

Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Rofiq menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan bercak darah pada sprei, tisu, dan kapas, serta profil DNA pada tabung whip pink. “Kesimpulannya bahwa bercak darah yang ada pada sprei, kapas dan tisu dan tes DNA atau DNA sentuhan profilnya itu adalah milik saudari LL,” ujar Irfan. Sampel pembanding yang digunakan berasal dari darah ayah korban.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan gas medis nitrous oxide (N2O) menyusul temuan tabung whip pink tersebut. Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Kemenkes El Iqbal menegaskan, N2O hanya boleh digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan oleh tenaga berkompeten sesuai aturan yang berlaku.

Meski kepolisian akhirnya menghentikan penyelidikan karena keluarga menolak autopsi dan tidak ditemukan unsur pidana, hasil forensik dan imbauan Kemenkes menjadi penekanan penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa kematian Lula Lahfah sekaligus mencegah risiko serupa di masyarakat. (Man*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini