Wabup Bogor Ajak Masyarakat Dukung Gerakan Kebersihan dan Jaga Lingkungan

0
79

Kabarindo24jam.com | Sukajaya – Wakil Bupati (Wabup) Bogor Jaro Ade Ruhandi mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan kebersihan lingkungan melalui program Jumat Bersih yang melibatkan seluruh elemen warga. Sebab lingkungan yang bersih mencerminkan keimanan yang kuat sekaligus menjadi bagian dari pola hidup sehat.

Jaro Ade juga mengingatkan kepada Camat dan jajarannya terkait dengan program hutan kota, mereka diminta untuk selektif dalam memilih jenis bibit pohon yang akan ditanam. “Saya mengapresiasi program Hutan Kota yang dijalankan di wilayah. Tapi jangan hanya menanam tanaman jangka pendek, tanam juga pohon kayu keras,” kata Jaro Ade dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (8/2/2026).

Jaro Ade menilai, menanam pohon sama dengan bersedekah oksigen bagi sesama dan menjadi investasi lingkungan untuk masa depan. Sehingga, dia mendorong agar kegiatan penanaman pohon dapat disebarluaskan melalui media sosial sebagai inspirasi bagi masyarakat lainnya.

Wabup Jaro Ade juga menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan melalui pengaktifan kembali ronda oleh warga. Dengan kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik, kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas perlu ditingkatkan.

Selain itu, Jaro Ade juga mengajak masyarakat menjauhi praktik-praktik negatif seperti perjudian, serta terus menanamkan nilai adab, kesantunan, dan semangat pendidikan bagi generasi muda. “Mari kita jaga wilayah, jaga lingkungan, perkuat gotong royong, dan aktifkan kembali ronda demi wilayah yang aman, bersih, dan maju,” imbuh Jaro Ade.

Sebelumnya pada kegiatan Jumat Keliling (Jumling), 6 Februari 2026, Jaro Ade menyapa warga di Masjid Besar Al-Mukromin, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya. Giat tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga.

Dalam kesempatan itu, Wabup Jaro Ade menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta kepada DKM Masjid Besar Masjid Besar Al-Mukromin. Bantuan tersebut bersifat stimulus, penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masjid. Mulai dari perbaikan atap, pencahayaan, tempat wudhu, hingga sarana dan prasarana penunjang ibadah lainnya.

“Bantuan tersebut harus tetap dibarengi semangat gotong royong masyarakat. Jangan sampai sudah ada bantuan, semangat gotong royong justru hilang. Gotong royong harus tetap menjadi modal utama, karena masyarakat Cileuksa dikenal sangat kompak,” terang Jaro Ade.

Jaro Ade menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang selama ini berperan aktif dalam pembangunan wilayah, termasuk TNI Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. “Namun keberhasilan pembangunan juga sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkas Jaro Ade. (Dul/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini