Kabarindo24jam.com | Jenewa, Swiss – Putaran lanjutan pembicaraan terkait program nuklir Iran dilaporkan akan berlangsung pekan ini di Swiss dengan fasilitasi Oman setelah dialog awal pada 6 Februari 2026.
Pejabat diplomatik melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melanjutkan pembicaraan mengenai isu program nuklir pada Selasa (17/2/2026) di Jenewa, Swiss.
Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari dialog tidak langsung sebelumnya.
Otoritas Swiss sebelumnya menyatakan pembicaraan lanjutan direncanakan berlangsung pada pekan ini, dengan Oman berperan sebagai mediator. Sejumlah laporan diplomatik kemudian menyebut tanggal Selasa sebagai jadwal pelaksanaan yang direncanakan, meskipun rincian agenda maupun format akhir pertemuan belum diumumkan secara resmi.
Dialog ini mengikuti perundingan awal yang digelar di Muscat pada awal Februari, di mana kedua pihak sepakat menjaga jalur komunikasi terbuka di tengah ketegangan hubungan bilateral.
Pembicaraan difokuskan pada isu pembatasan program nuklir serta kemungkinan langkah diplomatik lanjutan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan telah meninggalkan Teheran menuju Jenewa untuk memimpin delegasi negaranya dalam putaran pembicaraan tersebut. Kehadiran delegasi teknis dan diplomatik disebut sebagai bagian dari persiapan perundingan lanjutan.
Upaya diplomasi ini berlangsung dalam konteks dinamika keamanan kawasan dan tekanan internasional yang meningkat, serta dipandang sebagai kelanjutan proses negosiasi yang kembali dibuka setelah sempat terhenti pada periode sebelumnya.
Hingga laporan ini disusun, belum ada konfirmasi resmi mengenai hasil ataupun perubahan jadwal pertemuan. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada jalannya pembicaraan yang dijadwalkan berlangsung pekan ini di Jenewa.
(Ls/*)





