Menbud Soroti Megadiversitas, Indonesia Dinilai Layak Jadi Episentrum Budaya Global

0
71

Kabarindo24jam.com | Surabaya — Indonesia berpotensi menjadi pusat kebudayaan dunia karena kekayaan tradisi serta nilai toleransi yang mengakar kuat dalam sejarah bangsa. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan, karakter Nusantara sebagai ruang perjumpaan berbagai peradaban yang berlangsung relatif damai menjadi fondasi penting bagi kemajuan kebudayaan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli saat menghadiri Studium Generale dalam rangkaian Baitul Arqam Mahasiswa 2026 di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Jawa Timur. Dalam forum bertema “Visi dan Strategi Kemajuan Kebudayaan Islam di Indonesia”, ia memaparkan besarnya peluang Indonesia tampil sebagai kekuatan utama di sektor budaya.

Menurut dia, Indonesia merupakan negara dengan megadiversitas budaya yang ditopang lebih dari 17.000 pulau, sekitar 1.340 suku bangsa, serta ratusan bahasa daerah. Kekayaan itu dilengkapi beragam warisan seperti tradisi lisan, manuskrip kuno, adat-istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, kuliner lokal, permainan rakyat, hingga berbagai ekspresi seni.

Ia mencontohkan, meski pada masa lampau wilayah Nusantara didominasi agama Hindu dan Buddha, umat Islam tidak menghapus jejak sejarah tersebut. Candi Borobudur, Prambanan, Mendut, dan Plaosan tetap dijaga serta dilestarikan sebagai bagian dari identitas bangsa.

Fadli menambahkan, pemajuan kebudayaan harus dilakukan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, sektor swasta, serta masyarakat luas. Selain menjadi penggerak ekonomi melalui industri budaya, kebudayaan juga berperan sebagai instrumen diplomasi dan pembentuk karakter nasional di tengah pergaulan global. (Man*/)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini