Kogabwilhan III Hadirkan Dapur Rakyat dan Layanan Kesehatan Gratis di Tinibil – Papua

0
11

Kabarindo24jam.com | Papua – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) bersama Koops Swasembada dan Yonif 753/AVT, pada akhir pekan kemarin melaksanakan kegiatan sosial berupa dapur rakyat dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kampung Tinibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kampung Tinibil yang menjadi lokasi kegiatan sosial tersebut, merupakan sebuah kampung kecil di Kabupaten Pegunungan Bintang. Lokasi kegiatan sosial di kampung Tinibil ini, menjadi saksi bahwa negara melalui TNI, tidak pernah jauh dari rakyatnya.

Apalagi Kabupaten Pegunungan Bintang dikenal memiliki tantangan geografis berupa wilayah pegunungan dengan akses transportasi terbatas. Dalam kondisi demikian, kegiatan pelayanan sosial terpadu menjadi salah satu upaya strategis, untuk menjembatani kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antara aparat dan warga.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, dalam kegiatan itu, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah daerah dan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran TNI di Papua tidak hanya dalam konteks menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran negara,” jelas Panglima Kogabwilhan III seraya menyebut kegiatan ini juga selaras dengan kebijakan nasional percepatan pembangunan kesejahteraan Papua.

Hal senada disampaikan Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito yang menegaskan, bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di Papua, dimana prajurit TNI harus menjadi solusi atas kebutuhan rakyat.

Dalam konteks Papua yang kerap diwarnai narasi negatif dan provokasi dari kelompok separatis, seperti Organisasi Papua Merdeka, pendekatan humanis menjadi jawaban yang lebih kuat daripada sekadar retorika. “Sinergi antara unsur pertahanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan produktif bagi pembangunan,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif warga dalam kegiatan memasak bersama, serta tingginya jumlah warga yang memanfaatkan layanan Kesehatan tersebut. Dari dapur rakyat itu, terbangun pesan sederhana namun kuat, yakni Persatuan Indonesia tidak dibangun rasa takut, melainkan rasa saling percaya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bekerja, dan mengabdi bagi masyarakat Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di tengah bentang alam yang menantang dan akses terbatas, asap mengepul dari kuali besar di lapangan kampung. Kolaborasi bersama kreator sosial Bobon Santoso melalui program Kuali Merah Putih memperluas makna kegiatan ini. Kuali besar yang menjadi pusat perhatian bukan sekadar alat memasak, tetapi simbol gotong royong.

Dari dapur sederhana itu lahir pesan kuat: negara hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui tindakan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat serta mendukung percepatan pembangunan, khususnya pada daerah dengan akses geografis yang terbatas.

Dalam pelaksanaan kegiatan, prajurit TNI bersama masyarakat memasak dan membagikan makanan hangat kepada warga. Prajurit berseragam loreng tampak mengaduk masakan, membagikan makanan, sekaligus menyapa warga dengan ramah.

Selain itu, tim medis memberikan pelayanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan umum, pengobatan dasar, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat setempat. Layanan kesehatan gratis menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.

Tim medis memeriksa kesehatan warga satu per satu mulai dari anak-anak hingga lansia. Di wilayah yang fasilitas kesehatannya terbatas, pelayanan seperti ini bukan sekadar bantuan sementara, melainkan bentuk kepedulian yang nyata. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini