Iran Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Laga Sarat Nuansa Politik, Arab Saudi Kejutkan Uruguay

Kabarindo24iam.com | Los Angeles – Tim nasional Iran berhasil mengamankan satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di SoFi Stadium, California, Selasa (16/6/2026) waktu setempat.

Pertandingan berlangsung menarik dengan Selandia Baru dua kali unggul terlebih dahulu melalui dua gol Elijah Just. Namun Iran mampu membalas melalui Ramin Rezaeian dan Mohammad Mohebi untuk mengakhiri laga dengan skor sama kuat 2-2.

Bacaan Lainnya

Hasil ini membuat persaingan Grup G tetap terbuka setelah laga lain antara Belgia dan Mesir juga berakhir imbang.

Selandia Baru membuka keunggulan pada menit awal melalui Elijah Just setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan kapten Chris Wood. Iran menyamakan kedudukan lewat penyelesaian Ramin Rezaeian sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Elijah Just kembali membawa Selandia Baru unggul. Dalam tekanan berkelanjutan Iran akhirnya membuahkan hasil ketika Mohammad Mohebi mencetak gol penyeimbang melalui sundulan pada menit ke-64.

Di pertandingan Grup H lainnya, Arab Saudi nyaris mencatat kemenangan mengejutkan atas Uruguay. Tim berjuluk Green Falcons sempat memimpin melalui gol Abdulelah Al Amri sebelum Uruguay menyamakan kedudukan lewat Maxi Araujo pada menit ke-80.

Laga berakhir imbang 1-1.

Laga Iran kontra Selandia Baru menjadi salah satu pertandingan paling sensitif secara politik pada Piala Dunia 2026. Los Angeles yang memiliki komunitas diaspora Iran terbesar di luar negeri menjadi pusat berbagai aksi demonstrasi menjelang pertandingan.

Ratusan demonstran berkumpul di sekitar stadion untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah Iran.

Sejumlah pendukung terlihat membawa dan mengibarkan bendera “Lion and Sun” atau “Singa dan Matahari”, simbol Iran sebelum Revolusi Islam 1979.

FIFA sebelumnya telah menyatakan simbol tersebut tidak diperbolehkan di area pertandingan karena dikategorikan sebagai simbol politik berdasarkan regulasi netralitas organisasi sepak bola dunia itu.

Meski demikian, sejumlah laporan menyebut sebagian suporter tetap berhasil membawa simbol tersebut ke dalam stadion.

Selain itu, lagu kebangsaan Iran dilaporkan mendapat respons beragam dari penonton, termasuk terdengarnya siulan dan sorakan dari sebagian kelompok yang hadir di stadion.

Usai mencetak gol penyama kedudukan, Mohammad Mohebi turut menjadi sorotan media sosial setelah beredar rekaman yang memperlihatkan dirinya melakukan gestur tangan menyerupai pistol ke arah tribun.

Sejumlah akun dan pengamat mengaitkan gestur tersebut dengan area tempat berkumpulnya sebagian demonstran anti-pemerintah Iran.

Interpretasi mengenai arah maupun tujuan gestur itu masih bersifat spekulatif dan tidak dapat dipastikan secara faktual.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *