Johannes Liebmann Pecahkan Rekor Dunia 1.500 Meter Gaya Bebas, Cetak 14:26,79 di Paris

Kabarindo24jam.com | PARIS – Perenang Jerman Johannes Liebmann mencatat sejarah pada Kejuaraan Akuatik Eropa 2026 di Paris, Prancis. Atlet berusia 19 tahun itu memecahkan rekor dunia nomor 1.500 meter gaya bebas putra dengan waktu 14 menit 26,79 detik pada final, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Hasil resmi Omega mencatat Liebmann finis pertama sekaligus menandai waktunya sebagai World Record (WR). Perlombaan berlangsung di Paris Aquatic Centre sebagai bagian dari European Aquatics Championships 2026 yang digelar 31 Juli–16 Agustus.

Bacaan Lainnya

Catatan tersebut memperbaiki rekor dunia sebelumnya milik perenang Amerika Serikat Bobby Finke, yakni 14:30,67, yang dibuat saat memenangkan nomor 1.500 meter gaya bebas pada Olimpiade Paris 2024. Liebmann memangkas rekor tersebut sebesar 3,88 detik. Ia sekaligus menjadi perenang putra pertama yang menembus batas 14 menit 30 detik pada nomor 1.500 meter gaya bebas.

Liebmann Memimpin Sejak Awal
Data resmi Omega menunjukkan Liebmann membangun keunggulan sejak awal lomba. Ia melewati 200 meter dalam 1:52,43 dan mencapai 400 meter dalam 3:48,38.
Pada 800 meter, catatan waktunya mencapai 7:40,85. Setelah itu, Liebmann mempertahankan ritme di kisaran 29 detik per 50 meter sebelum meningkatkan kecepatan pada bagian akhir.

Ia mencapai 1.400 meter dalam 13:30,61, kemudian melewati 1.450 meter dalam 13:59,40 sebelum menyelesaikan 1.500 meter dalam 14:26,79. Liebmann finis dengan keunggulan 12,66 detik atas pesaing terdekatnya.Hasil Final 1.500 Meter Gaya Bebas Putra
Johannes Liebmann (Jerman) — 14:26,79 — WR
Zalán Sárkány (Hungaria) — 14:39,45
Oliver Klemet (Jerman) — 14:40,64
Sacha Velly (Prancis) — 14:45,75
Hasil resmi mencatat Sárkány berada 12,66 detik di belakang Liebmann, sedangkan Klemet terpaut 13,85 detik.
Rekor Dunia Sebelumnya Milik Bobby Finke.

Finke membuat catatan tersebut pada 4 Agustus 2024, ketika memenangkan final 1.500 meter gaya bebas Olimpiade Paris. Rekor itu bertahan sekitar dua tahun sebelum akhirnya dipatahkan Liebmann di kota yang sama.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *