Kabarindo24jam.com | NEW YORK – Aroma cannabis atau marijuana kembali menjadi perhatian di ajang US Open. Sejumlah petenis mengeluhkan bau yang terbawa angin hingga area lapangan di kompleks USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing Meadows, New York, menjelang bergulirnya babak utama US Open 2026.
Petenis putri Inggris, Katie Boulter, menjadi salah satu pemain yang secara terbuka menyampaikan keluhan tersebut. Menurut Boulter, aroma cannabis cukup kuat terasa di sejumlah lapangan latihan dan lapangan luar. Boulter mengatakan dirinya pernah mencium aroma tersebut ketika sedang bertanding.
Kondisi itu, menurutnya, dapat mengganggu fokus pemain.
Ia menjelaskan bahwa ketika seorang pemain sedang berusaha berkonsentrasi dalam pertandingan, munculnya bau yang kuat dapat membuat perhatian teralihkan.
Boulter juga menyebut sejumlah pemain lain pernah mengeluhkan persoalan serupa di lapangan tertentu.
Berasal dari Area Sekitar Kompleks
Keluhan tersebut tidak berarti cannabis digunakan secara bebas di dalam kompleks US Open.
Laporan terbaru menyebut aroma tersebut terbawa dari aktivitas di Corona Park, area taman yang berada di sekitar kompleks tenis Flushing Meadows. Karena lokasi lapangan tertentu berdekatan dengan area taman, aroma dapat terbawa angin hingga ke area pertandingan maupun latihan.
Penyelenggara US Open melalui USTA menegaskan bahwa terdapat kebijakan terkait larangan merokok di area kompleks. Namun, aktivitas yang berlangsung di luar properti turnamen berada di luar kendali langsung penyelenggara. USTA disebut tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi.
New York sendiri telah melegalkan penggunaan cannabis untuk orang dewasa berusia 21 tahun ke atas. Legalitas tersebut tidak berarti penggunaannya diperbolehkan di dalam kompleks US Open.
Bukan Keluhan Baru Persoalan aroma cannabis di sekitar lapangan US Open bukan fenomena baru.
Keluhan serupa telah muncul dalam sejumlah edisi sebelumnya. Salah satu lapangan yang kerap dikaitkan dengan persoalan tersebut adalah Court 17, yang lokasinya berdekatan dengan area taman. Sejumlah pemain pada tahun-tahun sebelumnya juga pernah menyinggung aroma cannabis ketika bertanding atau berlatih di Flushing Meadows.
Persoalan tersebut kembali mencuat setelah Boulter dan sejumlah pemain Inggris menyampaikan pengalaman mereka. Fran Jones dan Harriet Dart Ikut Menyinggung
Petenis Inggris Fran Jones juga mengingat pengalaman serupa pada US Open tahun sebelumnya. Ia bahkan menceritakannya dengan nada bercanda ketika mengingat pertandingan yang berlangsung di lapangan dekat taman.
Sementara itu, Harriet Dart juga termasuk pemain Inggris yang menyinggung persoalan aroma cannabis di sekitar lokasi turnamen. Respons para pemain tidak sepenuhnya sama; sebagian menganggapnya mengganggu, sementara pemain lain menanggapinya lebih santai sebagai bagian dari suasana New York.
Aroma cannabis di US Open juga pernah menjadi pembicaraan dalam beberapa tahun terakhir.
Nama-nama seperti Maria Sakkari, Nick Kyrgios, Casper Ruud dan pemain lainnya pernah menyinggung persoalan aroma tersebut dalam konteks berbeda pada edisi-edisi sebelumnya.
Dengan demikian, isu yang muncul menjelang US Open 2026 merupakan kelanjutan dari persoalan lingkungan sekitar venue, bukan indikasi bahwa penyelenggara membolehkan penggunaan cannabis di dalam area pertandingan. Grand Slam terakhir dalam kalender tenis tahun ini.
Babak utama dijadwalkan berlangsung di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, mulai 30 Agustus hingga 13 September 2026. Perhatian utama tetap berada pada persaingan olahraga di lapangan. Namun, persoalan aroma cannabis kembali menjadi perhatian karena sejumlah pemain menilai kondisi tersebut berpotensi memengaruhi konsentrasi ketika mereka bertanding.
(Ls/*)







