Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum Wafat, Dubai Tetapkan Masa Berkabung 10 Hari

Kabarindo24jam.com | DUBAI – Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum, saudara dari Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang merupakan Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus Penguasa Dubai, meninggal dunia pada Senin, 21 September 2026.

Kabar wafat tersebut diumumkan oleh Kantor Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Menyusul kabar duka tersebut, Dubai menetapkan masa berkabung resmi selama 10 hari, mulai Senin. Selama masa berkabung, bendera di Dubai dikibarkan setengah tiang.
Kantor Penguasa Dubai menyampaikan duka atas wafatnya Sheikh Ahmed pada Senin pagi.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan yang dikutip dalam laporan resmi dan pemberitaan setempat, tidak disebutkan penyebab kematian Sheikh Ahmed. Karena itu, informasi mengenai penyebab wafat belum dapat dipastikan dan tidak menjadi bagian dari laporan ini.

Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum kemudian menyampaikan penghormatan kepada adiknya melalui sebuah pesan publik. Ia mengenang Sheikh Ahmed sebagai anggota keluarga yang tetap berada dalam doa dan hati keluarga.
Sheikh Mohammed juga mendoakan almarhum serta meminta kesabaran dan ketabahan bagi keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan.

Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan turut menyampaikan belasungkawa kepada Sheikh Mohammed dan keluarga Al Maktoum. Dalam pesannya, ia mengenang kontribusi Sheikh Ahmed terhadap perjalanan pembangunan UEA sejak masa awal berdirinya negara tersebut.

Riwayat Hidup dan Peran di Dubai
Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum lahir pada 1950 dan merupakan putra bungsu dari Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum, mantan Penguasa Dubai. Ia merupakan salah satu dari empat putra Sheikh Rashid; saudara kandungnya antara lain Sheikh Maktoum, Sheikh Hamdan, dan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Dalam perjalanan hidupnya, Sheikh Ahmed menempuh pendidikan militer di Royal Military Academy Sandhurst di Inggris. Setelah itu, ia menjalani karier di bidang militer Dubai dan kemudian memegang posisi komando dalam struktur militer di emirat tersebut.

Sheikh Ahmed juga dikenal memiliki hubungan panjang dengan institusi keamanan Dubai. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Deputy Chairman Dubai Police and Public Security, posisi yang menempatkannya dalam jajaran kepemimpinan institusi keamanan emirat tersebut.

Di luar bidang pemerintahan dan keamanan, aktivitas Sheikh Ahmed juga mencakup olahraga, bisnis dan investasi. Ia pernah dikaitkan dengan Al Wasl Sports Club serta sejumlah kegiatan bisnis dan investasi di Dubai. Beberapa laporan juga mencatat keterlibatannya sebagai pimpinan A.R.M. Holding.

Sheikh Ahmed memiliki hubungan yang cukup panjang dengan dunia olahraga berkuda dan balap kuda. Ia dikenal sebagai pemilik dan breeder kuda pacu, dengan sejumlah kuda yang berkompetisi dalam ajang balap internasional.

Laporan khusus mengenai wafatnya menyebut kuda-kuda miliknya telah meraih kemenangan pada level tinggi dalam beberapa dekade terakhir.
Selain itu, riwayatnya juga mencakup keterlibatan dalam pengembangan olahraga bahari di Dubai.

Sejumlah catatan mengenai perjalanan kariernya menyebut perannya dalam pembentukan Dubai International Marine Club serta dukungannya terhadap perkembangan olahraga powerboat di emirat tersebut.

Dengan pengumuman resmi pada 21 September, Dubai memasuki masa berkabung selama 10 hari. Bendera akan dikibarkan setengah tiang selama periode tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Sheikh Ahmed bin Rashid Al Maktoum.

Sheikh Ahmed wafat pada usia 76 tahun, menurut laporan yang terbit pada hari pengumuman kematiannya. Sampai pembaruan informasi ini, belum ada keterangan resmi yang menyebut penyebab kematiannya maupun rincian medis terkait wafatnya.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *