Kabarindo24jam.com |JAKARTA – Amerika Serikat, melalui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), memperkuat upaya bantuan bencana setempat setelah terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus. Sebagai mitra lama, CDC dan Kementerian Kesehatan Indonesia bekerja sama untuk menerjunkan tujuh tim Program Pelatihan Epidemiologi Lapangan (FETP) ke wilayah-wilayah yang terdampak bencana di Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggrai Timur, Sikka, Manggarai Barat, Ngada pada 23 Agustus, sebagai kelanjutan dari perjanjian kerja sama antara kedua negara. Penugasan cepat tim ahli ini mencerminkan keunggulan, kekuatan, dan ketepatan waktu Amerika dalam memberikan upaya bantuan segera untuk menyelamatkan jiwa bagi mereka yang membutuhkan.

Tim FETP di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur
Tim yang terdiri dari petugas FETP dan pengajar di lapangan dari petugas Kesehatan di daerah ini menilai kebutuhan kesehatan masyarakat yang mengungsi dan terdampak, memperkuat sistem pengawasan penyakit di lokasi pengungsian wilayah sekitarnya, mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dini potensi wabah penyakit, dan memberikan rekomendasi berdasarkan bukti-bukti di lapangan untuk bantu memprioritaskan upaya tanggap darurat. Langkah koordinasi ini mencerminkan langgengnya kemitraan antara Amerika Serikat dan Indonesia dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat dan kesiapsiagaan darurat.
Sejak tahun 1982, CDC telah bermitra dengan Kementrian Kesehatan Indonesia untuk membangun dan mempertahankan program FETP di Indonesia, mendukung pengembangan tenaga kerja epidemiologi yang mumpuni dan memiliki keahlian untuk mengumpulkan data kesehatan masyarakat yang penting dan mengubahnya menjadi rencana aksi. Kolaborasi yang terjalin lebih dari empat dekade ini menegaskan dalamnya hubungan AS-Indonesia di bidang keamanan kesehatan global.
“Respon cepat tanggap ini menunjukkan bagaimana kemitraan yang telah terjalin lama antara CDC dengan Indonesia membantu program FETP yang dikelola oleh Kementrian Kesehatan bergerak cepat dan efektif,” kata Dr. Rebecca Merril, Direktur CDC untuk Indonesia. “Dengan menyediakan data real-time, tim ini membantu mengarahkan respon dan mencegah potensi penyebaran penyakit pascabencana.”
FETP berperan penting dalam sistem kesehatan masyarakat Indonesia. Dukungan berkesinambungan dari CDC mencerminkan komitmen Amerika Serikat yang lebih luas terhadap sektor ketahanan kesehatan global, dengan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk membangun kapasitas lokal yang bertahan lama untuk mendeteksi, merespon, dan mencegah kedaruratan kesehatan masyarakat.
Follow @USEmbassyJKT for breaking news
For more information, please contact the U.S. Embassy Press Office.
U.S. Embassy Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 3-5, Jakarta Pusat 10110, Indonesia
Phone: +622150831000
(LS/*)







