Banjir Bandang Terjang Las Condes di Cile, Sejumlah Mobil Terseret Arus dan Enam Orang Dilaporkan Terluka

Kabarindo24jam.com | SANTIAGO, CILE – Banjir bandang disertai aliran lumpur, batu, dan material tanah menerjang kawasan Las Condes, di bagian timur Santiago, Cile, pada Kamis (8/10/2026) sore waktu setempat. Arus deras menyapu sejumlah kendaraan di jalanan kawasan San Carlos de Apoquindo dan menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.

Laporan awal menyebutkan sedikitnya enam orang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak berusia satu tahun yang dilaporkan mengalami patah tulang.

Bacaan Lainnya

Jumlah tersebut merupakan data awal yang diberitakan media pada hari kejadian dan masih perlu dibedakan dari data akhir penanganan korban. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur Santiago dan wilayah sekitarnya. Aktivasi alur air di kawasan perbukitan memicu aliran material yang bergerak menuju area permukiman dan jalan raya.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah San Carlos de Apoquindo. Rekaman kejadian memperlihatkan arus bercampur lumpur dan batu melintasi jalan serta menyeret kendaraan yang berada di jalurnya. Sebuah bus layanan transportasi umum RED juga dilaporkan terbawa arus. Sejumlah ruas jalan di sekitar General Blanche, Avenida La Plaza, dan Camino El Alba terdampak genangan serta material lumpur.

Informasi yang dapat diverifikasi dalam laporan awal, jumlah kendaraan yang terseret belum dapat dipastikan melalui penghitungan resmi. Hujan deras memicu keadaan darurat Badan Penanggulangan Bencana Nasional Cile, Senapred, menetapkan status Siaga Merah untuk 10 komune di Wilayah Metropolitan Santiago pada Kamis malam.

Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul kejadian aliran lumpur di Las Condes dan meningkatnya risiko pergerakan material tanah di kawasan pegunungan serta kaki pegunungan.

Wilayah yang masuk dalam status tersebut meliputi San José de Maipo, Puente Alto, Pirque, La Florida, Peñalolén, La Reina, Las Condes, Lo Barnechea, Vitacura, dan Colina

Presiden Cile José Antonio Kast dilaporkan menetapkan zona bencana di Las Condes untuk mendukung koordinasi respons terhadap dampak kejadian. Hujan dan luapan sungai turut menimbulkan persoalan di wilayah lain.

Kementerian Kesehatan Cile menyatakan jaringan layanan kesehatan publik tetap beroperasi dan terus memantau perkembangan keadaan. Otoritas kesehatan meminta masyarakat tidak mendekati lokasi aliran lumpur untuk mengambil gambar atau video.

Pemantauan terhadap alur air, sungai, dan kawasan rawan pergerakan tanah dilanjutkan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan. Berdasarkan laporan kejadian banjir bandang di Las Condes pada 8 Oktober 2026, telah terjadi Kendaraan terseret arus, sejumlah kawasan terdampak

kendaraan yang rusak atau hanyut, total korban setelah pendataan lanjutan, serta penyebab teknis yang paling menentukan masih perlu merujuk pada pembaruan resmi. Informasi mengenai dampak di wilayah lain juga harus dipisahkan dari data khusus Las Condes agar tidak menimbulkan penghitungan ganda.

Penanganan selanjutnya bergantung pada hasil pemantauan kondisi cuaca, aliran sungai, kestabilan tanah, dan perkembangan pemeriksaan lapangan oleh otoritas Cile.

(Ls/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *