
Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim terlihat sangat berkomitmen dan konsisten untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkualitas serta berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. Tak heran, baru-baru ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sukses mendapat predikat berkinerja terbaik dalam pencegahan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebagai wujud konsistensi meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat pengawasan pelayanan publik, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pun telah meresmikan pembentukan Satuan Kerja Inspeksi Gabungan Anti Pungli (SIGAP) bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Dunia 2025 di Plaza Balai Kota Bogor pada Sabtu (13/12/2025).
Tak cuma itu, Wali Kota Dedie Rachim pun menginisiasi penandatanganan komitmen bersama pemberantasan korupsi yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta aparat penegak hukum. Komitmen tersebut kemudian ditegaskan melalui deklarasi anti korupsi sebagai simbol kesepahaman dan tanggung jawab bersama.
Dalam keterangan persnya yang dikutip pada Senin (15/12/2025), Wali Kota Dedie mengungkapkan bahwa SIGAP dibentuk sebagai wadah sinergi lintas unsur untuk menekan praktik pungutan liar yang berpotensi terjadi di berbagai sektor layanan masyarakat.
“Kehadiran satuan kerja ini diharapkan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mendorong pencegahan sejak dini melalui pengawasan dan perbaikan sistem,” kata satu-satunya Kepala Daerah yang pernah berkarir di lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi ini.
Dedie Rachim juga menyebut bahwa konsistensi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan telah memberikan dampak positif. Ia menyebutkan, sepanjang 2025 Kota Bogor mencatat capaian sebagai pemerintah kota dengan kinerja terbaik dalam upaya pencegahan korupsi.
“Semua (Forkopimda, legislatif dan unsur masyarakat) memiliki semangat yang sama, yaitu menjadikan Kota Bogor lebih baik dengan dukungan masyarakat yang menginginkan pemerintahan berintegritas,” ujar Dedie.
Selain menyasar aparatur pemerintah, pesan integritas juga diarahkan kepada generasi muda. Dedie lantas mengajak semua pihak, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai kejujuran dan tanggung jawab sebagai bagian dari karakter sejak dini.
Sementara itu, Inspektur Pembantu Khusus Inspektorat Daerah Kota Bogor Jimmy VP Hutapea menilai pembentukan SIGAP mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. (Man/*)




