Bertahun-tahun Tampa Jembatan, Warga Kali Pasir Lampung Timur Bertaruh Nyawa Menyeberang Sungai

0
235

Kabarindo24jam.com | Lampung Timur — Warga Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, hingga kini masih harus menyeberangi Sungai Kali Pasir tanpa jembatan permanen. Kondisi ini kembali menjadi sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan aktivitas warga melintasi sungai dengan cara manual, meski arus air tampak cukup deras.

Penyeberangan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung warga menuju lahan pertanian, kebun, serta jalur aktivitas harian lainnya. Tidak adanya jembatan membuat warga, termasuk anak-anak dan lansia, terpaksa mengambil risiko setiap kali melintas, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Menurut keterangan warga setempat, kondisi ini telah berlangsung bertahun-tahun. Saat hujan lebat, Sungai Kali Pasir kerap meluap sehingga penyeberangan tidak dapat dilalui. Akibatnya, aktivitas ekonomi warga terganggu, distribusi hasil pertanian terhambat, dan akses menuju fasilitas pendidikan maupun layanan kesehatan menjadi sulit.

“Kalau air besar, kami tidak bisa menyeberang sama sekali. Mau ke kebun atau ke luar desa harus menunggu air surut,” ujar salah satu warga Desa Kali Pasir,l, Minggu (1/2/2026).

Selain berisiko terhadap keselamatan, ketiadaan jembatan juga berdampak pada mobilitas anak sekolah. Dalam kondisi tertentu, mereka harus memutar melalui jalur yang lebih jauh atau bahkan tidak berangkat sekolah ketika sungai tidak memungkinkan untuk diseberangi.

Hingga saat ini, warga menyebut belum ada jembatan permanen yang dibangun di lokasi tersebut. Upaya penyeberangan masih mengandalkan sarana sederhana dan kemampuan fisik masing-masing warga.

Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk menyediakan akses penyeberangan yang aman dan layak.

Warga menilai pembangunan jembatan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Dengan adanya jembatan permanen, akses ekonomi, pendidikan, dan layanan dasar diyakini akan jauh lebih baik.

Sampai berita ini diterbitkan, penyeberangan Sungai Kali Pasir masih digunakan warga dengan segala keterbatasannya, sambil menunggu realisasi pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan.

(Ls/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini