BNN Jadikan Desa Sebagai Garda Terdepan dalam Perang Melawan Narkoba

0
14

Kabarindo24jam.com | Gunung Putri –Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Jawa Barat, Kombes Anggun Cahyono, mengungkap bahwa pihaknya menjadikan desa sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui penguatan deteksi dini berbasis masyarakat.

Kombes Anggun menyebutkan, narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat jika tidak dicegah sejak dini.

“Karena itu, Desa memiliki posisi strategis sebagai lini awal dalam mendeteksi dan mencegah potensi peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” kata Kombes Anggun usai pelaksanaan Program Suluh Desa di Desa Ciangsana, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan, Program Suluh Desa merupakan bagian dari strategi pencegahan BNN yang menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya agar tetap aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui program tersebut, BNNK Bogor memberikan edukasi, peningkatan kapasitas, serta pemahaman kepada warga agar mampu mengenali pola peredaran narkoba dan melaporkannya secara cepat kepada pihak berwenang.

Anggun menilai, keterlibatan masyarakat desa menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan karena warga merupakan pihak yang paling memahami kondisi sosial di lingkungannya. “Ketika masyarakat memiliki kesadaran dan kewaspadaan, maka ruang gerak jaringan narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa dan unsur masyarakat untuk terus berkolaborasi dengan BNNK Bogor dalam membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan. Sehingga, melalui penguatan peran desa, upaya pencegahan narkoba dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan keamanan wilayah di Kabupaten Bogor. (Dul/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini