Dedie Rachim Dorong Pelestarian Warisan Budaya Lembur Sawah

0
4
Oplus_131072

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmennya dalam menjaga dan mengangkat kembali nilai-nilai sejarah Kota Bogor dengan menghadiri Diseminasi Hasil Penelitian Potensi Warisan Budaya Kampung Lembur Sawah di Saung Eling, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (31/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Dedie bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor dan Jawa Barat, para peneliti, serta warga setempat meninjau langsung dua situs bersejarah, yakni Situs Embah Jangkung dan Situs Kabayan. Rombongan menyusuri perkampungan yang masih asri dengan latar perbukitan dan Gunung Salak yang menambah kesan historis perjalanan itu.

Dedie menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari langkah besar untuk menggali kembali sejarah dan memperkuat identitas budaya Kota Bogor. “Kolaborasi dan sinergi ini adalah lompatan besar bagi Jawa Barat dengan latar belakang Pajajaran, yang ke depan akan memiliki Museum Pajajaran,” ujarnya. Ia menambahkan, hasil penelitian diharapkan menyajikan timeline dan storyline sejarah yang utuh, tidak hanya sekadar temuan arkeologis.

Ketua TACB Kota Bogor, Taufik Hassunna, mengungkapkan penelitian dilakukan dengan metode holistik melalui pengamatan lapangan dan wawancara warga. “Kami ingin memahami bagaimana masyarakat Lembur Sawah memaknai lingkungan tempat tinggal mereka. Itu menjadi dasar dari penelitian ini,” katanya. Hasilnya dituangkan dalam laporan setebal 140 halaman.

Sementara itu, Ketua TACB Provinsi Jawa Barat, Lutfi Yondri, menilai Bogor berhasil menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan pelestarian warisan budaya. “Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, hubungan antara sejarah lokal dengan sejarah dunia harus terus dibangun. Saat ini mungkin baru seperti potongan puzzle,” ujarnya. Ia juga menduga kawasan tersebut dulunya merupakan permukiman tua, terlihat dari pecahan tembikar yang ditemukan di lokasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bogor menunjukkan keseriusan dalam melestarikan nilai-nilai sejarah leluhur. Penelitian di Lembur Sawah diharapkan menjadi pijakan penting menuju pembangunan Museum Pajajaran, sebagai simbol kebangkitan kesadaran sejarah dan budaya Sunda. (Man*/)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini