Dewan Minta Dispora Kota Bogor Transparan Soal Penggunaan Anggaran Porprov 2026

0
69

Kabarindo24jam.com | Bogor kota – Komisi IV DPRD Kota Bogor memastikan pelaksanaan pengawasan secara ketat terhadap pelaksanaan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, khususnya terkait penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor.

Dalam rapat kerja Komisi IV DPRD dengan Dispora Kota Bogor pada Rabu (28/1/2026), Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur meminta agar penyelenggaraan Porprov 2026 harus dikelola secara akuntabel dan tidak menimbulkan persoalan administratif ataupun masalah hukum di kemudian hari.

Ia pun menekankan betapa pentingnya kelengkapan dokumen pertanggungjawaban hibah, kejelasan detail venue pertandingan, serta jaminan kesiapan atlet menjadi syarat penting yang harus dipenuhi oleh Dispora.

“Kami tidak ingin even besar ini hanya bersifat seremonial. Anggaran yang besar harus dibarengi tata kelola yang rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fajar dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (30/1/2026).

Karenanya, Komisi IV meminta pihak Dispora untuk segera melengkapi seluruh dokumen pendukung yang dibutuhkan, termasuk rincian penggunaan anggaran dan kesiapan sarana prasarana, paling lambat awal bulan Februari 2026.

Menurut Fajar, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan potensi temuan audit serta memastikan setiap tahapan persiapan Porprov berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain aspek administratif, DPRD juga menyoroti pentingnya kesinambungan manfaat setelah Porprov, terutama dalam mendukung visi “Bogor Sehat” serta jaminan pembinaan dan karier atlet daerah.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 terus berjalan sesuai rencana. Kota Bogor bersama dua daerah lainnya dinilai siap menjadi tuan rumah, baik dari sisi organisasi, anggaran, hingga kesiapan cabang olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan koordinasi lintas sektor dilakukan secara intensif bersama KONI Jawa Barat, panitia besar Porprov, serta pemerintah daerah tuan rumah.

“Kalau di Jawa Barat, kita terus secara intens menyiapkan segala sesuatunya dan berkoordinasi dengan semua pihak. KONI Jawa Barat hampir tiap minggu melakukan rapat koordinasi bersama kami, cabor-cabor, dan PB Porprov. Terakhir kita juga rakor dengan seluruh daerah tuan rumah dan pendukung,” ujar Hery kepada wartawan, Rabu (29/1).

Hery menilai kesiapan tiga daerah tuan rumah, termasuk Kota Bogor, berada di atas ekspektasinya. Menurut dia, masing-masing daerah telah memiliki skema pengelolaan anggaran dan pembagian peran yang jelas.

“Kesiapan daerah-daerah luar biasa. Kota Bogor misalnya, dari hasil diskusi informal dengan KONI dan Kadispora, kesiapannya di luar ekspektasi saya. Sudah ada skema pembagian yang baik, termasuk pengelolaan anggaran bersama KONI dan PB Porprov,” katanya.

Meski demikian, masih ada beberapa hal yang memerlukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah provinsi, khususnya terkait infrastruktur dan akses penunjang venue. “Ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan dengan provinsi, terutama soal infrastruktur dan akses. Itu akan kami dorong di tingkat provinsi,” pungkasnya. (Man/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini