Dinilai Terukur dan Berorientasi Publik, Kinerja Bupati Bogor Tuai Apresiasi

0
18

Kabarindo24jam.com | Cibinong – Sejumlah wartawan senior dan aktivis Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam diskusi publik yang digelar di kawasan Pakansari, Cibinong, Sabtu (27/12/2025). Penilaian tersebut muncul setelah para peserta mengulas capaian pemerintah daerah dari berbagai sektor strategis dengan pendekatan kritis dan terbuka.

Diskusi itu dihadiri wartawan senior Danang Donoroso, Muchammad Yusup, Hero Akbar (Moses), aktivis antikorupsi Hermandan, serta Ketua Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK) Duel Syamson, SH. Para peserta sepakat bahwa kepemimpinan Rudy Susmanto menunjukkan arah kebijakan yang lebih sistematis, terukur, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dari sisi pembangunan fisik, Danang Donoroso menilai pendekatan infrastruktur yang diterapkan saat ini lebih berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat. Menurut dia, pembangunan tidak lagi sekadar mengejar target proyek, tetapi diarahkan sebagai instrumen pelayanan publik dan penggerak ekonomi warga. “Perbaikan jalan penghubung, penataan kawasan Cibinong, hingga fasilitas publik menunjukkan keberpihakan pada kebutuhan riil masyarakat,” ujar Danang. Ia menambahkan, keberanian menentukan prioritas menjadi kunci penting bagi daerah dengan karakter kompleks seperti Kabupaten Bogor.

Apresiasi juga datang dari sektor pendidikan. Muchammad Yusup menilai perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan, terutama bagi sekolah negeri di wilayah pinggiran, mencerminkan visi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia. “Pendidikan bukan kebijakan instan. Dampaknya mungkin belum terlihat sekarang, tetapi lima sampai sepuluh tahun ke depan akan menentukan kualitas generasi Kabupaten Bogor,” kata Yusup. Menurutnya, fokus pada pendidikan menunjukkan pembangunan tidak semata berorientasi fisik.

Sementara itu, Duel Syamson menilai tata kelola pemerintahan yang dibangun Rudy Susmanto sudah progresif dan sejalan dengan semangat reformasi birokrasi. Namun, ia menekankan perlunya ketegasan di level pelaksana. “Visinya sudah baik, tantangannya ada pada implementasi di tingkat bawah. Evaluasi harus tegas jika ada pejabat yang tidak responsif atau tidak berintegritas,” ujarnya. Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa apresiasi publik perlu terus dibarengi kontrol sosial dan kritik konstruktif agar arah pembangunan Kabupaten Bogor tetap berkelanjutan dan berkeadilan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini