Kabarindo24jam.com | Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi telah menandatangani kesepakatan pembebasan lahan underpass Citayam yang berada di wilayah perbatasan Bogor – Depok. Rencananya proyek tersebut akan dibangun dari anggaran Provinsi Jawa Barat pada 2027.
Hal ini diungkap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah di akun instagram Wali Kota Depok Supian Suri @bangsupians pada Kamis (5/2/2026). “Sekalian saja bupati, ditanda tangan dulu. Ini perjanjian Bupati Bogor dengan Wali Kota Depok menandatangani kesepakatan melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan underpas Citayam,” kata Dedi.
Dedi berujar, pembebasan lahannya dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemkot Depok. Sedangkan pembangunan fisik underpass oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Menariknya, selain underpass Citayam, Pemprov Jabar juga akan membangun Fly Over di simpang kereta api Bambu Kuning, Kecamatan Bojong Gede. “Kami juga akan bangun lagi, flyover Bojonggede 2027. Ini dua-duanya 2027. Nanti terwujud underpass Citayam 2027 dan jembatan layang,” ungkap Dedi.
Terkait hal itu, Wali Kota Depok Supian Suri bersyukur telah menandatangani kesepakatan bersama Bupati Bogor Rudi Susmanto dan Gubernur Jawa Barat mengenai rencana pembangunan underpass Citayam yang menghubungkan Depok dan Kabupaten Bogor.
“Jadi dalam kesepakatan itu, saya pemerintah Kota Depok dalam hal ini akan membebaskan lahan untuk keperluan underpass Jalan Raya Citayam atau Underpass Citayam, begitu juga dengan Pak Bupati Bogor akan membebaskan lahan di wilayah Bogor,” ujar Supian.
Berdasarkan informasi dari Dedi Mulyadi, lanjut Supian, Pemprov Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fisiknya tahun depan. “Mohon doanya buat warga Depok, mudah-mudahan ikhtiar ini benar-benar lancar, semuanya tanpa ada halangan apa-apa,” ucap Supian.
Wali Kota Supian Suri menyampaikan bahwa Pemkot Depok telah menyiapkan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk pembebasan lahan di kawasan perlintasan sebidang tersebut. Pemkab Bogor juga menyatakan komitmennya dalam proyek ini dengan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan dengan nilai yang relatif setara.
Ia pun berharap agar ikhtiar itu dapat mengurai kemacetan di Depok dan Bogor, khususnya di Jalan Raya Citayam yang berbatasan antara dua daerah tersebut. “Dan dalam kesempatan rapat tadi juga kami mengusulkan beberapa hal kepada Kementerian PUPR, termasuk juga exit tol Cimanggis -Nagrak untuk segera difungsikan,” imbuh Supian. (Cok/*)





