Gunung Semeru Erupsi Delapan Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter

0
8

Kabarindo24jam.com | Lumajang – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan delapan kali erupsi pada Minggu (2/11) pagi. Letusan tertinggi mencapai 800 meter di atas puncak gunung.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan erupsi pertama terjadi pukul 03.32 WIB dengan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak atau sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut. Asap berwarna putih hingga kelabu terpantau keluar dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya dan barat. Aktivitas ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 milimeter dan durasi 130 detik.

Setelah itu, letusan susulan tercatat pada pukul 04.31 WIB, 06.02 WIB, 06.05 WIB, 06.13 WIB, 06.27 WIB, dan 06.33 WIB. Erupsi kembali terjadi pada pukul 06.49 WIB dengan kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak. Abu vulkanik berwarna putih keabu-abuan teramati sedang tebal ke arah selatan, dan hingga laporan dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.

Liswanto menegaskan bahwa status Gunung Semeru masih berada pada Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sejauh delapan kilometer dari puncak, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan.

Selain itu, warga juga diminta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai di luar radius tersebut, karena wilayah itu berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak. Aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah juga dilarang karena risiko lontaran batu pijar.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungainya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini